Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 27 April 2026 | Pertandingan antara Fluminense dan Chapecoense pada 26 April 2026 di Maracanã menjadi sorotan utama babak 13 Campeonato Brasileiro. Dalam laga yang berlangsung dalam atmosfer penuh tekanan, Tricolor berhasil mengatasi “paredão” pertahanan lawan dan menutup pertandingan dengan skor 2-1. Kemenangan ini menambah poin penting bagi Fluminense yang kini berada di papan atas klasemen.
Sejak peluit awal, Fluminense menunjukkan pola permainan yang agresif. Lucho Acosta dan Martinelli membuka serangan dengan tembakan jarak menengah, namun kiper Anderson dari Chapecoense menampilkan aksi penyelamatan beruntun, termasuk delapan penyelamatan sulit hanya pada babak pertama. Tekanan terus meningkat, tercermin dari total 19 tembakan pertama tim tuan rumah. Meski penguasaan bola menguasai jalannya, peluang belum berbuah hingga menit ke-5 babak kedua.
Saat babak kedua dimulai, Fluminense kembali menekan. Savarino mengeksekusi tendangan penalti yang menghasilkan gol pembuka, memperpanjang keunggulan menjadi 1-0. Gol ini memberi tim ruang untuk mengatur tempo permainan, sementara Chapecoense berusaha mencari celah lewat serangan balik. Pada menit ke-22, Énio memanfaatkan kesalahan pertahanan Fluminense dan menyamakan kedudukan 1-1, menambah ketegangan di tengah stadion.
Namun, determinasi Fluminense tidak surut. Pada menit ke-41, John Kennedy menerima bola di luar kotak penalti, mengelak dua pemain bertahan, lalu menembakkan tendangan keras yang tak dapat dijangkau Anderson. Gol tersebut menjadi gol penentu, mengantarkan kemenangan 2-1 bagi tuan rumah.
Berikut susunan pemain yang digunakan pada laga tersebut:
| Tim | Posisi | Pemain |
|---|---|---|
| Fluminense | Gk | Fábio |
| Fluminense | Def | Guga, Juan Freytes, Jemmes, Guilherme Arana |
| Fluminense | Vol | Facundo Bernal, Hércules, Jefferson Savarino |
| Fluminense | Mei | Lucho Acosta, Kevin Serna |
| Fluminense | At | Rodrigo Castillo, John Kennedy |
| Chapecoense | Gk | Anderson |
| Chapecoense | Def | Rafael Thyere, Victor Caetano, Eduardo Doma, Marcos Vinícius |
| Chapecoense | Vol | Higor Meritão, Camilo Reijers, Bruno Pacheco |
| Chapecoense | Mei | Jean Carlos, Maurício Garcez |
| Chapecoense | At | Marcinho, Yannick Bolasie |
Statistik pertandingan menunjukkan Fluminense mendominasi penguasaan bola dengan hampir 60% serta menembakkan hampir 30 tembakan, sementara Chapecoense hanya mampu menghasilkan delapan tembakan, dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang. Kiper Anderson tetap menjadi sorotan positif meskipun timnya gagal mengamankan poin.
Kemenangan ini menegaskan posisi Fluminense di puncak klasemen sementara, mengukuhkan mereka di zona persaingan gelar. Sementara itu, Chapecoense harus kembali mengevaluasi strategi defensif dan meningkatkan efektivitas serangan jika ingin keluar dari zona degradasi.
Secara keseluruhan, “Fluminense vs Chapecoense” memperlihatkan kualitas taktik Luis Zubeldía yang menekankan tekanan tinggi serta kemampuan pemain kunci seperti John Kennedy untuk muncul di momen krusial. Pertandingan ini menambah warna pada babak 13 Campeonato Brasileiro dan memberi harapan bagi pendukung Fluminense menjelang agenda berikutnya.











