Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 Juli 2026 | Derry City menghadapi sanksi dari UEFA setelah terjadi kekerasan di tribun selama pertandingan Europa League melawan CSKA Sofia di Brandywell pada Kamis malam. Pertandingan tersebut berakhir dengan kekalahan Derry City dan membuat mereka tereliminasi dari kompetisi.
Insiden kekerasan tersebut dimulai ketika fans CSKA Sofia merusak fasilitas stadion dan menyerang pendukung Derry City, menyebabkan pertandingan dihentikan selama 13 menit. Polisi setempat turun tangan untuk mengatasi situasi tersebut.
Derry City telah dikenai empat tuduhan oleh UEFA, termasuk invasi lapangan, lemparan benda, gangguan kerumunan, dan perlindungan lapangan yang tidak memadai. Sementara itu, CSKA Sofia dikenai lima tuduhan, termasuk lemparan benda, gangguan kerumunan, perilaku rasialis/diskriminatif, kerusakan stadion, dan ketidakdisiplinan.
Midfielder Derry City, Adam O’Reilly, mengungkapkan bahwa insiden kekerasan tersebut telah menghancurkan momentum tim mereka. Ia juga menegaskan bahwa Piala FAI sangat penting bagi Derry City dan bahwa mereka harus fokus pada pertandingan melawan Tolka Rovers pada hari Minggu.
O’Reilly berharap bahwa Derry City dapat memenangkan Piala FAI dan memenuhi syarat untuk berkompetisi di Europa League pada musim depan. Ia juga mengakui bahwa pertandingan melawan Tolka Rovers akan menjadi tantangan yang sulit, tetapi timnya siap untuk menghadapinya.
Komite Disiplin UEFA akan bertemu awal minggu depan untuk menentukan sanksi yang akan dikenakan kepada Derry City dan CSKA Sofia. Hasil dari pertemuan tersebut dapat mempengaruhi kehadiran pendukung di pertandingan masa depan.











