Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 15 April 2026 | Paris Saint-Germain (PSG) melanjutkan dominasi mereka di Liga Champions 2025/26 dengan mengalahkan Liverpool 2-0 pada leg kedua perempat final yang digelar di Anfield pada Rabu dini hari WIB, 14 April 2026. Kedua gol penentu kemenangan datang dari penyerang Prancis, Ousmane Dembélé, yang mencetak brace pada menit ke-72 dan menit tambahan pertama babak kedua, memastikan PSG melaju ke semifinal dengan agregat 4-0.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Liverpool, yang berada di bawah tekanan untuk membalik defisit dua gol dari leg pertama, menampilkan pressing agresif dan mendominasi penguasaan bola. Namun, lini belakang PSG yang dipimpin oleh kiper Matvey Safonov berhasil menahan serangan-serangan berbahaya, termasuk tembakan jarak jauh Warren Zaire-Emery yang menyentuh tiang gawang.
Di menit ke-32, Liverpool harus menelan pukulan moral setelah Hugo Ekitike (PSG) mengalami cedera engkel serius dan terpaksa digantikan oleh Mohamed Salah. Cedera ini menambah beban psikologis pada tim Prancis, namun tidak mengurangi efektivitas serangan mereka.
Gol pertama Dembélé datang pada menit ke-72. Dari sebuah umpan Khvicha Kvaratskhelia, Dembélé melakukan gerakan tipuan, menembak bola ke sudut kanan gawang yang tak terjangkau oleh kiper Liverpool, Giorgi Mamardashvili. Gol tersebut memecah kebuntuan dan menegaskan keunggulan PSG secara agregat menjadi 3-0.
Setelah gol pertama, Liverpool berusaha keras menciptakan peluang. Alexis Mac Allister memperoleh tendangan penalti pada menit ke-64 setelah terjatuh di dalam kotak penalti, namun keputusan VAR membatalkan penalti tersebut, menambah kekecewaan bagi para pendukung Reds.
Gol kedua Dembélé tercipta pada menit tambahan pertama babak kedua (90+1). Setelah menerima umpan dari Bradley Barcola, Dembélé menaklukkan pertahanan Liverpool dengan satu tendangan akurat ke sudut jauh, menambah keunggulan agregat menjadi 4-0 dan mengamankan tiket semifinal bagi PSG.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi serangan Liverpool: mereka mencatat 21 tembakan, lebih tinggi daripada PSG, namun tidak berhasil mengonversi peluang menjadi gol. Di sisi lain, PSG mencatat expected goals (xG) sebesar 1,05, dengan Dembélé menyumbang tiga tembakan tepat sasaran.
- Skor akhir leg kedua: Liverpool 0-2 PSG
- Agregat: Liverpool 0-4 PSG
- Penampil kunci: Ousmane Dembélé (2 gol), Matvey Safonov (penyelamatan krusial), Hugo Ekitike (cedera)
- Manajer: Luis Enrique (PSG), Arne Slot (Liverpool)
Setelah pertandingan, pelatih Liverpool Arne Slot mengakui timnya bermain lebih baik dibandingkan leg pertama, namun menilai kualitas akhir PSG lebih superior. Ia menambahkan bahwa keputusan VAR yang membatalkan penalti menjadi titik balik emosional dalam laga.
Di sisi lain, Luis Enrique menyoroti efektivitas Dembélé dan menegaskan bahwa pertahanan timnya berhasil menahan tekanan Liverpool sepanjang 90 menit. Ia juga mengungkapkan keprihatinannya atas cedera Ekitike yang berpotensi mengganggu persiapan tim untuk Piala Dunia.
PSG kini menantikan lawan semifinal yang masih belum dipastikan, karena pertemuan antara Real Madrid dan Bayern Munchen akan menentukan lawan mereka selanjutnya. Sementara Liverpool harus mengakhiri musim tanpa trofi, menutup kampanye kedua Arne Slot dengan kekecewaan setelah kegagalan di semua kompetisi domestik dan Eropa.
Kesimpulannya, kemenangan 2-0 atas Liverpool memperkuat posisi PSG sebagai salah satu kontestan terkuat Liga Champions musim ini. Keberhasilan Dembélé yang mencetak dua gol di momen krusial serta pertahanan solid yang dipimpin Safonov menjadi faktor utama dalam pencapaian ini. Liverpool, meski menciptakan peluang berlimpah, gagal mengubah statistik menjadi angka di papan skor, menandai akhir perjalanan mereka di kompetisi paling bergengsi di benua hijau.











