OLAHRAGA

Beto Goncalves Angkat PSIS Semarang Selamat dari Degradasi: Gol Penalty Penentu di Pegadaian Championship 2025/2026

×

Beto Goncalves Angkat PSIS Semarang Selamat dari Degradasi: Gol Penalty Penentu di Pegadaian Championship 2025/2026

Share this article
Beto Goncalves Angkat PSIS Semarang Selamat dari Degradasi: Gol Penalty Penentu di Pegadaian Championship 2025/2026
Beto Goncalves Angkat PSIS Semarang Selamat dari Degradasi: Gol Penalty Penentu di Pegadaian Championship 2025/2026

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 28 April 2026 | PSIS Semarang kembali menegaskan eksistensinya di Liga Championship 2025/2026 setelah mengamankan tiga poin krusial pada pekan ke-26. Pertandingan melawan Kendal Tornado FC yang digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 berkat eksekusi penalti dari striker naturalisasi berusia 45 tahun, Alberto “Beto” Goncalves.

Gol tunggal Beto datang pada menit ke-60 setelah keputusan wasit memberi tendangan penalti. Dengan tenang mengeksekusi, ia menempatkan bola di sudut atas gawang lawan, mengamankan poin penuh bagi Laskar Mahesa Jenar. Kemenangan tersebut menambah total poin PSPS menjadi 23 dari 26 laga, menempatkan tim pada posisi kedelapan klasemen sementara Grup 2 (atau Grup Timur) dan menciptakan jarak aman lima poin dari zona playoff degradasi yang diisi Persiba Balikpapan dengan 18 poin.

Pelatih baru Kas Hartadi menyambut kemenangan dengan rasa syukur. “Debut pertama saya di PSIS berakhir dengan kemenangan penting. Ini bukti kerja keras seluruh skuad,” ujarnya dalam konferensi pers pasca laga. Ia menambahkan, motivasi tim meningkat berkat kepemimpinan Beto serta kedatangan pemain naturalisasi lain seperti Otavio Dutra (42) dan Esteban Vizcarra (40) yang turut menambah kedalaman skuad.

Sementara itu, performa Beto selama paruh musim ini juga patut diacungi jempol. Sejak bergabung dengan PSIS pada putaran kedua kompetisi, ia telah mencatat tujuh gol dalam 12 pertandingan, termasuk hattrick melawan Persipal Palu dan gol pembuka melawan PSS Sleman. Pada usianya yang sudah memasuki masa senja, Beto mengandalkan insting, pengalaman, dan ketenangan di kotak penalti dibandingkan kecepatan. Ia menyatakan, “Tuhan sangat baik kepada saya, masih diberi kesempatan bermain dan membantu tim di usia 45 tahun.”

Dengan hasil ini, PSIS kini berada di atas Persiba Balikpapan yang harus menunggu hasil pertandingan mereka melawan PSS Sleman pada 26 April. Jika Persiba gagal menambah poin, PSIS sudah dipastikan aman dari ancaman degradasi. Namun, klub masih memiliki satu laga tersisa melawan PSS Sleman pada 3 Mei 2026, yang dapat menjadi ajang penutup musim dan mengukuhkan posisi mereka di klasemen akhir.

Berikut rangkuman singkat klasemen sementara Grup 2 setelah pekan ke-26:

Posisi Tim Poin
1 PSIS Semarang 23
2 Persiba Balikpapan 18
3 PSS Sleman 17

Selain PSIS, sorotan juga tertuju pada PSS Sleman yang berjuang merebut tiket promosi ke BRI Super League 2026/2027. Laga terakhir melawan PSIS akan menjadi penentu nasib mereka; kemenangan diperlukan untuk mengamankan tempat di grup teratas.

Keberhasilan Beto tidak hanya mengangkat moral tim, tetapi juga menepis kritik yang sempat melanda dirinya dan rekan naturalisasi lainnya. Sebelumnya, media sosial ramai menuding mereka sudah “tua” dan tidak lagi efektif. Gol penaltinya kini menjadi bukti nyata bahwa pengalaman dapat melengkapi kualitas teknis, terutama di fase krusial kompetisi.

Dengan dukungan suporter yang tetap setia di Stadion Jatidiri, serta strategi taktik yang disesuaikan oleh Kas Hartadi, PSIS Semarang tampak siap mengakhiri musim dengan posisi yang solid. Misi selanjutnya adalah mempertahankan performa di laga penutup dan mempersiapkan diri untuk musim berikutnya, di mana harapan besar diletakkan pada kombinasi pemain veteran dan talenta muda yang sedang berkembang.

Kesimpulannya, gol penalti Beto Goncalves pada pekan ke-26 tidak hanya menyelamatkan PSIS Semarang dari degradasi, tetapi juga menegaskan peran penting pemain senior dalam mengarahkan tim melewati masa-masa sulit. Poin tiga yang diraih membuka peluang bagi PSIS untuk mengakhiri musim dengan prestasi yang layak, sementara persaingan di zona degradasi kini berbalik arah, menambah semangat kompetisi di sisa jadwal Liga Championship.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *