Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 24 Juli 2026 | Aleksander Čeferin, Presiden UEFA, dikenal sebagai pemimpin yang tegas dan vokal dalam dunia sepak bola internasional. Ia telah menjabat sebagai Presiden UEFA sejak 2016 dan telah membuat beberapa keputusan yang kontroversial, termasuk boikot Final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Čeferin memboikot Final Piala Dunia 2026 sebagai bentuk protes atas intervensi politik FIFA, yang ia anggap telah merusak integritas turnamen. Ia juga telah mengkritik rencana FIFA untuk menggelar Piala Dunia setiap dua tahun, yang ia anggap bisa “membunuh” sepak bola.
Čeferin telah menjadi tokoh yang sangat berpengaruh dalam dunia sepak bola Eropa, dan telah membuat beberapa keputusan yang penting, termasuk reformasi Liga Champions dan pendukung kompetisi klub dan tim nasional. Ia juga telah menekankan isu keadilan kompetitif dan anti-rasisme dalam sepak bola.
Hubungan Čeferin dengan Gianni Infantino, Presiden FIFA, telah tegang sejak lama. Čeferin telah mengkritik Infantino atas keputusan-keputusannya, termasuk perluasan Piala Dunia menjadi 48 tim. Ia juga telah menentang rencana FIFA untuk menggelar Piala Dunia setiap dua tahun.
Boikot Čeferin atas Final Piala Dunia 2026 telah mencerminkan perpecahan lebih luas dalam tata kelola sepak bola dunia. UEFA merasa FIFA semakin dipengaruhi kekuasaan politik dan kepentingan komersial, sementara Eropa sebagai pusat kekuatan sepak bola ingin menjaga prinsip netralitas dan sportivitas.
Kasus Folarin Balogun, striker Amerika Serikat yang mendapat kartu merah di babak 16 besar melawan Belgia, telah menjadi simbol ketegangan antara UEFA dan FIFA. FIFA membatalkan suspensi Balogun setelah intervensi langsung dari Presiden AS Donald Trump, yang Čeferin anggap sebagai “garis merah” yang dilanggar.
Čeferin telah menjadi tokoh yang sangat penting dalam dunia sepak bola internasional, dan keputusan-keputusannya telah membuat dampak yang signifikan. Ia akan terus menjadi tokoh yang berpengaruh dalam dunia sepak bola, dan keputusan-keputusannya akan terus ditunggu-tunggu oleh penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Kesimpulan, Aleksander Čeferin adalah pemimpin UEFA yang tegas dan vokal, yang telah membuat beberapa keputusan yang kontroversial dalam dunia sepak bola internasional. Ia telah menjadi tokoh yang sangat berpengaruh dalam dunia sepak bola Eropa, dan keputusan-keputusannya akan terus membuat dampak yang signifikan dalam dunia sepak bola.











