Religi

Makna dan Hikmah di Balik Khutbah Jumat Bulan Dzulhijjah

×

Makna dan Hikmah di Balik Khutbah Jumat Bulan Dzulhijjah

Share this article
Makna dan Hikmah di Balik Khutbah Jumat Bulan Dzulhijjah
Makna dan Hikmah di Balik Khutbah Jumat Bulan Dzulhijjah

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 29 Mei 2026 | Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT, dan di dalamnya terdapat kewajiban haji (rukun Islam). Pada bulan ini, semua doa akan dikabulkan oleh Allah. Oleh karena itu, Allah mengabadikan kemulian sepuluh hari Dzulhijjah dalam Al Qur’an.

Khutbah Jumat pada bulan Dzulhijjah membahas tentang tiga pesan Rasulullah SAW, yaitu tentang makna qurban dan pengorbanan manusia. Ibadah kurban sudah dilakukan anak Nabi Adam alaihisalam, yaitu Habil dan Qabil, sebagai bentuk ujian kesabaran manusia tentang pengorbanan yang dilakukannya.

Syari’at kurban ini kemudian dilestarikan di dalam syari’at Nabi Ibrahim as., ketika diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih putra tercintanya, Nabi Ismail as. Lalu, digantinya oleh Allah SWT dengan seekor domba yang didatangkan dari surga.

Hari tasyrik pada bulan Dzulhijjah menjadi waktu yang istimewa untuk beribadah dan akan mendapat ganjaran yang juga istimewa dari Allah SWT. Pada hari tasyrik, umat Islam dilarang untuk melaksanakan puasa dan sangat dianjurkan untuk memperbanyak zikir.

Beberapa amalan sunah yang patut dilakukan pada hari tasyrik antara lain mengumandangkan takbir, memperbanyak zikir, dan lainnya. Dengan melakukan ibadah pada hari istimewa seperti hari tasyrik, diharapkan umat Islam dapat meningkatkan ketakwaannya kepada Allah SWT.

Kesimpulan dari khutbah Jumat bulan Dzulhijjah adalah bahwa ibadah kurban dan hari tasyrik merupakan momen penting bagi umat Islam untuk meningkatkan ketakwaannya kepada Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita memanfaatkan kesempatan ini untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *