Pendidikan

UIN Malang dan Perguruan Tinggi Lainnya Dukung Pembangunan Ibu Kota Nusantara

×

UIN Malang dan Perguruan Tinggi Lainnya Dukung Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Share this article
UIN Malang dan Perguruan Tinggi Lainnya Dukung Pembangunan Ibu Kota Nusantara
UIN Malang dan Perguruan Tinggi Lainnya Dukung Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 18 Juni 2026 | Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang merupakan salah satu perguruan tinggi yang terlibat dalam kemitraan strategis dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk mendukung pengembangan Ibu Kota Nusantara sebagai laboratorium hidup bagi ilmu pengetahuan dan inovasi.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UIN Malang dan Otorita IKN dilangsungkan di Kantor Otorita IKN pada Selasa, 9 Juni 2026. Selain UIN Malang, Otorita IKN juga menggandeng tiga perguruan tinggi besar lainnya, yakni Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), dan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menegaskan bahwa keterlibatan kaum akademisi sangat krusial dalam pembangunan IKN. Langkah ini diambil agar pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, melainkan juga berbasis pada riset yang kuat dan inovasi yang berkelanjutan.

Ibu Kota Nusantara diproyeksikan menjadi pusat kolaborasi lintas disiplin ilmu yang menghubungkan sektor pemerintahan, industri, serta perguruan tinggi. “Nusantara kami posisikan sebagai tempat belajar yang nyata bagi mahasiswa sekaligus ruang kolaborasi untuk menghadirkan solusi pembangunan yang relevan dengan masa depan,” ujar Bimo dalam keterangan resminya.

Merespons kerja sama ini, Rektor ULM Ahmad Alim Bachri menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi ULM untuk memperluas implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui sinergi riset, program magang, hingga pengabdian masyarakat, ULM berkomitmen penuh memberikan kontribusi nyata dalam mengawal IKN sebagai pusat peradaban baru Indonesia.

Selain berfokus pada aspek penelitian, kolaborasi multipihak ini juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal di sekitar kawasan IKN. ULM bersama mitra perguruan tinggi lainnya akan mengambil peran dalam proses transfer pengetahuan, pendampingan masyarakat, serta penguatan kompetensi tenaga kerja lokal.

Upaya ini dilakukan agar masyarakat di sekitar kawasan mampu bersaing di tengah transformasi ekonomi berbasis sains dan teknologi yang sedang berjalan di IKN. Dengan dukungan sumber daya akademik yang dimiliki serta jejaring internasional, ULM meneguhkan komitmennya sebagai “Kampus Berdampak”.

Sementara itu, di lain tempat, demo mahasiswa masih berlanjut hingga Rabu, 17 Juni 2026, dengan Titik 0 KM Yogyakarta dan Gedung Negara Grahadi Surabaya sebagai lokasi demo. Mahasiswa menuntut perbaikan tata kelola perekonomian nasional, termasuk menurunkan harga BBM dan kebutuhan pokok lainnya, serta menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Dalam konteks peringatan 1 Muharram, umat Islam diingatkan untuk merefleksikan arah perjalanan umat manusia dan membangun peradaban bermartabat dengan belajar dari nalar Madinah. Peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah merupakan salah satu titik balik terpenting dalam sejarah peradaban manusia, yang melahirkan tata kehidupan baru berlandaskan keadilan, persaudaraan, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (AFEBIS) juga digelar di Yogyakarta untuk memperkuat dan merumuskan arah pengembangan pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis Islam di Indonesia. AFEBIS berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dan meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kesimpulan, kemitraan antara UIN Malang dan Otorita IKN, serta upaya lainnya, menunjukkan komitmen untuk membangun Ibu Kota Nusantara yang berkelanjutan dan berbasis pada ilmu pengetahuan dan inovasi. Dengan demikian, diharapkan Ibu Kota Nusantara dapat menjadi pusat peradaban baru yang menghubungkan sektor pemerintahan, industri, dan perguruan tinggi, serta menjadi contoh bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *