Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 26 Mei 2026 | Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) telah mengusulkan tambahan kuota sebanyak 700 formasi guru melalui jalur seleksi CPNS dan PPPK 2026. Langkah ini diambil sebagai jalan keluar untuk menyelamatkan nasib ribuan guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN) atau honorer yang terancam kehilangan pekerjaannya.
Berdasarkan data yang ada, saat ini terdapat 1.814 guru non-ASN yang menggantungkan nasibnya di SMA, SMK, dan SLB negeri se-Jawa Tengah. Jumlah tersebut mencakup 1.732 guru tamu aktif serta 82 Guru Tidak Tetap (GTT) yang terdata di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Usulan 700 formasi guru baru tersebut tidak dibuka secara acak, melainkan akan diprioritaskan untuk mengisi kekosongan pada rumpun mata pelajaran tertentu yang sifatnya mendesak. Di antaranya adalah, Guru Produktif SMK (kejuruan), Guru Normatif, Guru Pendidikan Khusus (untuk mengajar di SLB negeri).
Sementara itu, di Kota Bogor, Sekolah Maung telah dibuka dengan pendaftaran yang dijadwalkan mulai pada 25 hingga 29 Mei 2026 melalui SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 3 Kota Bogor. Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan akan mengawal ketat peluncuran dan proses pendaftaran program Sekolah Maung di Jawa Barat, khususnya di Kota Bogor.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan kesiapan kurikulum hingga teknis pelaksanaan program berjalan optimal. Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Fetty Anggraenidini, mengatakan pengawasan dilakukan menyusul rencana pembukaan pendaftaran Sekolah Maung di SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 3 Kota Bogor.
Menurut Fetty, Komisi V saat ini terus memantau berbagai aspek penting program, mulai dari kesiapan kurikulum hingga skema pendaftaran peserta didik baru agar pelaksanaannya berjalan jelas dan terbuka.
Dalam proses pendaftaran Sekolah Maung, Komisi V berharap proses transisi hingga pelaksanaan Sekolah Maung dapat berjalan lancar dan sesuai harapan bersama, baik pemerintah provinsi maupun DPRD Jawa Barat.
Kondisi ini terjadi lantaran adanya pembatasan kuota pengusulan formasi pegawai daerah yang dikontrol secara ketat oleh kementerian terkait di pusat. Kendati demikian, angka 700 ini diklaim sudah menjadi batas maksimal pertahanan fiskal dan kebutuhan daerah.
Di akhir, harapan besar diletakkan pada proses seleksi CPNS dan PPPK 2026 untuk membuka peluang bagi guru honorer di Jawa Tengah, serta pada pelaksanaan Sekolah Maung di Kota Bogor untuk membawa perubahan positif dalam pendidikan di Jawa Barat.











