Otomotif

Menghemat Biaya Operasional Mobil Diesel di Tengah Kenaikan Harga Solar

×

Menghemat Biaya Operasional Mobil Diesel di Tengah Kenaikan Harga Solar

Share this article
Menghemat Biaya Operasional Mobil Diesel di Tengah Kenaikan Harga Solar
Menghemat Biaya Operasional Mobil Diesel di Tengah Kenaikan Harga Solar

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 13 Mei 2026 | Harga solar yang terus meningkat mempengaruhi biaya operasional pemilik mobil diesel. Mobil diesel modern berstandar Euro 4 sangat sensitif terhadap penggunaan solar berkualitas buruk. Sementara itu, harga solar berkualitas atau nonsubsidi juga terus mengalami kenaikan.

Salah satu kunci agar mobil diesel lebih hemat adalah cara pengemudi mengoperasikan kendaraan. Pemilik Provis Autolab, Jasin Stefanus, mengatakan bahwa karakter mesin diesel modern berbeda dibandingkan mesin bensin karena sudah memiliki torsi besar sejak putaran mesin rendah.

Pengemudi sebenarnya tidak perlu terlalu agresif saat menginjak pedal gas. Dengan memanfaatkan torsi bawah yang besar, mobil diesel tetap bisa melaju responsif meski pedal akselerator diinjak secara halus dan bertahap. Menjaga putaran mesin tetap rendah juga dinilai efektif membantu efisiensi konsumsi solar, terutama saat berkendara di dalam kota.

Simulasi biaya bulanan menunjukkan bahwa penggunaan Dexlite dapat menciptakan selisih biaya operasional bulanan hingga Rp1,8 juta dibandingkan penggunaan Biosolar bagi pengguna mobil. Calon pembeli harus mempertimbangkan efisiensi biaya bahan bakar dan besaran pajak tahunan sebagai faktor penentu utama dalam memilih kendaraan.

Toyota Innova Reborn Diesel varian 2.4 G hadir dengan mesin 2.393 cc, tenaga 149 PS, dan torsi 360 Nm. Kapasitas tangki 55 liter, cukup untuk perjalanan keluarga dengan 7 kursi. Transmisi tersedia manual 5-percepatan atau otomatis 6-percepatan.

Rata-rata konsumsi BBM dalam kota adalah 12,2 km/l dan tol bisa mencapai 19 km/l. Jika rutenya kombinasi, rata-rata berkisar di angka 15,7 km/l. Sementara itu, harga Biosolar adalah Rp6.800/liter, sementara itu Dexlite mencapai Rp26.000/liter.

Simulasi biaya bulanan dengan asumsi jarak tempuh 1.500 km/bulan seperti orang yang sering keluar kota menunjukkan bahwa kebutuhan BBM per bulan adalah sekitar 95,54 liter per bulan. Ini berarti Anda perlu mengisi BBM hampir dua kali dalam sebulan.

Kesimpulan, dalam menghadapi kenaikan harga solar, pemilik mobil diesel perlu mempertimbangkan cara mengemudi yang lebih efisien dan memilih jenis bahan bakar yang tepat untuk menghemat biaya operasional. Selain itu, perlu mempertimbangkan biaya lain seperti pajak tahunan dalam memilih kendaraan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *