Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 15 Juni 2026 | Adhisty Zara baru saja mengumumkan pernikahannya dengan Abdullah Tsaqib dan juga mengabarkan kehamilannya. Setelah itu, Zara membagikan beberapa foto melalui Instagram Story yang menampilkan penampilan terbarunya dengan baby bump. Dalam foto-foto tersebut, Zara terlihat tampil dengan berbagai gaya outfit, dari kasual hingga stylish.
Zara membagikan kabar pernikahannya dengan sang kekasih, Abdullah Tsaqib, melalui akun Instagram @zaraadhsty. Selain mengumumkan pernikahan, perempuan kelahiran tahun 2003 ini juga menyampaikan kabar mengenai kehamilannya kepada publik.
Setelah pengumuman tersebut, pemeran film Dua Garis Biru ini mengunggah beberapa foto melalui Instagram Story yang memperlihatkan penampilan terbarunya. Foto-foto yang menunjukkan baby bump tersebut menarik perhatian publik dan kini banyak dibagikan ulang oleh para penggemar di media sosial.
Hal ini membuat Zara menjadi salah satu artis yang paling banyak dibicarakan akhir-akhir ini. Selain karena pernikahannya, Zara juga karena kehamilannya yang pertama kali ini. Banyak penggemar yang memberikan selamat dan doa untuk Zara dan keluarganya.
Zara Adhisty memang salah satu artis yang populer di Indonesia. Ia telah membintangi beberapa film dan serial televisi, termasuk Dua Garis Biru. Ia juga dikenal karena kecantikannya dan gaya hidup sehatnya.
Namun, Zara tidak hanya populer di Indonesia. Ia juga dikenal di luar negeri, terutama karena perannya dalam film Dua Garis Biru. Film ini telah ditayangkan di beberapa negara, termasuk Malaysia dan Singapura.
Thariq Halilintar, salah satu selebriti tanah air juga sempat menjadi perbincangan hangat. Thariq sempat abaikan tawaran Hanania Group, namun kini malah terseret kasus. Kasus ini pun kini masih menjadi perhatian publik, terlebih karena melibatkan sejumlah figur ternama yang sebelumnya diketahui pernah mempromosikan layanan Hanania Group di media sosial.
Sementara itu, pemerintah menyebut program KB berhasil karena melibatkan penghulu. Penghulu memiliki posisi penting dalam ekosistem pelayanan umat. Oleh karena itu, penguatan kapasitas penghulu tidak dapat dilepaskan dari transformasi KUA sebagai simpul layanan keagamaan dan pembangunan masyarakat.
Di lain sisi, film MONSTER PABRIK RAMBUT baru saja dirilis. Film ini memiliki konsep yang berbeda dari film horor lainnya. Film ini terus membuat penonton bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya sedang terjadi.
Iqbaal Ramadhan tampil cukup mencuri perhatian lewat karakter yang unik, nyeleneh, dan tidak biasa. Kehadiran Didik Nini Thowok juga berhasil menambah nuansa mistis sekaligus ganjil yang membuat atmosfer film terasa semakin tidak nyaman.
Setiap karakter memiliki keunikan masing-masing, meskipun tidak semuanya berhasil dikembangkan dengan cukup kuat secara emosional. Hal yang paling menarik dari film ini adalah keberaniannya mendobrak formula horor Indonesia.
Film ini tidak menjual ketakutan melalui sosok hantu atau unsur religi yang sering muncul dalam film horor lokal. Monster yang hadir justru terasa seperti simbol dari eksploitasi buruh, relasi kuasa, dan sistem kerja yang menindas.
Di balik segala keanehan dan absurditasnya, ada kritik sosial yang cukup menarik untuk direnungkan. Dari sisi visual, film ini patut diapresiasi. Penggunaan practical effect membuat banyak adegan terasa lebih nyata dan autentik dibanding sekadar mengandalkan CGI.
Desain pabriknya juga dibuat dengan detail sehingga benar-benar terasa hidup, lengkap dengan rutinitas para pekerja yang membuat dunia film ini terasa lebih meyakinkan. Sinematografinya pun berhasil membangun suasana yang suram, asing, dan misterius sepanjang film.
Namun, film ini memang tidak akan cocok untuk semua orang. Ritmenya cukup lambat, terutama di bagian tengah, dan gaya penceritaannya sengaja dibuat absurd serta campy sebagai bentuk penghormatan terhadap film monster dan B-movie horor era 80-an.
Ada beberapa bagian yang terasa membingungkan, bahkan sedikit membosankan, sehingga tidak semua penonton akan bisa menikmati perjalanan ceritanya sampai akhir. Monster Pabrik Rambut adalah film yang unik, aneh, dan berani mengambil risiko.
Meskipun tidak semua eksperimennya berhasil, film ini tetap menawarkan pengalaman yang berbeda dari horor Indonesia pada umumnya. Bagi yang menyukai film dengan atmosfer kuat, simbolisme, dan konsep yang tidak biasa, film ini layak untuk dicoba.











