Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 22 Juni 2026 | Childfree atau keputusan tidak memiliki anak di dalam pernikahan kembali menjadi perbincangan di tengah masyarakat dan menuai kontroversi. Beragam pandangan bermunculan, mulai dari yang mendukung sebagai hak personal hingga mereka yang menilai kehadiran anak merupakan bagian penting dalam kehidupan berkeluarga dan termasuk tujuan dari pernikahan.
Terlepas dari kontroversi tersebut, beberapa selebriti seperti Rina Nose telah membuka diri tentang keputusan mereka untuk tidak memiliki anak. Mereka seringkali menghadapi tekanan dari masyarakat dan keluarga, terutama dari mertua yang menginginkan cucu.
Ade Fitrie Kirana, seorang artis dan aktivis perempuan dan anak, meminta masyarakat untuk tidak memperdebatkan keputusan orang lain. Menurutnya, setiap individu atau pasangan memiliki latar belakang, pertimbangan, dan kondisi yang berbeda dalam menentukan jalan hidupnya. Oleh sebab itu, ruang dialog yang sehat perlu lebih dikedepankan dibanding saling menghakimi.
Menurut Ade Fitrie Kirana, fenomena childfree sebaiknya tidak sekadar dipandang dari sudut pro dan kontra semata, tapi juga menjadi kesempatan untuk saling memahami berbagai dinamika yang dihadapi generasi saat ini. Ia mengatakan banyak faktor yang dapat memengaruhi keputusan seseorang, mulai dari kondisi ekonomi, kesehatan, kesiapan mental, hingga pertimbangan pribadi personal lainnya.
Keputusan untuk tidak memiliki anak bukanlah keputusan yang mudah diambil. Banyak pertimbangan yang harus diambil, termasuk dampaknya terhadap hubungan dengan pasangan, keluarga, dan masyarakat. Namun, yang terpenting adalah memahami bahwa setiap orang memiliki hak untuk menentukan jalan hidupnya sendiri.
Sebagai masyarakat, kita perlu belajar untuk menghargai dan menghormati keputusan orang lain, bahkan jika kita tidak sepakat dengan pilihan mereka. Dengan demikian, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih terbuka dan mendukung, di mana setiap orang merasa bebas untuk membuat keputusan tentang hidupnya tanpa takut dihakimi atau dikritik.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa keputusan untuk tidak memiliki anak merupakan pilihan pribadi yang harus dihormati dan dipahami oleh masyarakat. Dengan memahami dan menghargai perbedaan pilihan hidup, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan mendukung.











