Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 29 Juli 2026 | Emily Wilson, penerjemah ‘The Odyssey’ yang inspirasinya digunakan oleh Christopher Nolan, melakukan kritik pedas terhadap film ‘The Odyssey’ garapan Nolan. Dalam sebuah review yang dipublikasikan di London Review of Books, Wilson mengatakan bahwa film ‘The Odyssey’ adalah cara yang menyenangkan untuk bersembunyi dari suhu tinggi selama beberapa jam, tetapi tidak memiliki kedalaman naratif dan emosional seperti yang diharapkan.
Wilson juga mengatakan bahwa adaptasi Nolan dari ‘The Odyssey’ tidak memiliki kesabaran untuk membiarkan cerita berkembang secara alami, sehingga terlalu banyak adegan yang dipadati dengan kejadian, cahaya, dan suara. Menurutnya, film ini lebih seperti pertunjukan kembang api yang spektakuler daripada sebuah karya seni yang mendalam.
Di sisi lain, Nolan sendiri telah mengakui bahwa penerjemahan ‘The Odyssey’ karya Emily Wilson sangat mempengaruhi visinya dalam membuat film ini. Dalam sebuah wawancara dengan Empire magazine, Nolan mengatakan bahwa penerjemahan Wilson adalah salah satu inspirasi utamanya dalam membuat film ‘The Odyssey’.
Film ‘The Odyssey’ sendiri telah menjadi fenomena besar di Hollywood sejak dirilis pada 17 Juli, dengan pendapatan global mencapai $652 juta dan rating kritikus 94% di Rotten Tomatoes. Namun, kritik pedas dari Emily Wilson menunjukkan bahwa tidak semua orang puas dengan hasil akhir film ini.
Sementara itu, film ‘The Odyssey’ juga telah menjadi korban kebocoran film ilegal, dengan lebih dari 2,1 juta orang menonton versi ilegal film ini sebelum akhirnya dihapus oleh pihak Universal Pictures. Kasus ini menimbulkan kekhawatiran tentang dampak kebocoran film ilegal terhadap industri film.
Dalam sebuah tinjauan lain, film ‘The Odyssey’ juga dibahas dari sudut pandang agama. Dalam sebuah podcast, kritikus budaya Joseph Holmes membahas bagaimana film ini menangani tema-tema agama dan spiritualitas dalam ‘The Odyssey’. Menurutnya, film ini berhasil menangkap esensi dari kisah Odysseus, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana film ini memandang agama dan spiritualitas.
Dalam mengakhiri kritiknya, Emily Wilson menyatakan bahwa film ‘The Odyssey’ karya Christopher Nolan telah melewatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Menurutnya, film ini seharusnya lebih dalam dan lebih bermakna, bukan hanya sekedar pertunjukan spektakuler.











