Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 23 Mei 2026 | Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan kemajuan yang positif dalam pengembangan pariwisata dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyatakan bahwa kondisi investasi di KEK Mandalika masih tetap kondusif dan berjalan cukup baik hingga tahun 2026 ini.
Nilai investasi yang telah masuk ke KEK Mandalika mencapai Rp6 triliun lebih, dengan 27 pengusaha yang bergerak dalam pengembangan akomodasi hotel, restoran, ekowisata, sport tourism, dan usaha lainnya. Jumlah kunjungan wisatawan di KEK Mandalika sejak Januari hingga April 2026 tercatat 285 ribu wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
Ananda Mikola, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), mendukung pengembangan pariwisata di Mandalika. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan swasta dapat terus ditingkatkan untuk memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di NTB.
KEK Mandalika memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata yang menarik, dengan keindahan alam dan fasilitas yang memadai. Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan swasta, diharapkan KEK Mandalika dapat terus berkembang dan menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia.
Investor yang masuk ke KEK Mandalika mulai dari dalam negeri hingga luar negeri, menunjukkan bahwa KEK Mandalika memiliki daya tarik yang kuat bagi investor. Serapan tenaga kerja di KEK Mandalika telah mencapai 26 ribu orang, menunjukkan bahwa KEK Mandalika juga memiliki dampak positif terhadap perekonomian masyarakat lokal.
Dalam waktu depan, diharapkan KEK Mandalika dapat terus berkembang dan menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia. Dengan kemajuan yang positif dan dukungan dari pemerintah daerah dan swasta, KEK Mandalika diharapkan dapat memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di NTB.











