Politik

Skandal Suap BEM UBK: Menyingkap Keterlibatan Oknum Mahasiswa dan Dampaknya pada Integritas Gerakan

×

Skandal Suap BEM UBK: Menyingkap Keterlibatan Oknum Mahasiswa dan Dampaknya pada Integritas Gerakan

Share this article
Skandal Suap BEM UBK: Menyingkap Keterlibatan Oknum Mahasiswa dan Dampaknya pada Integritas Gerakan
Skandal Suap BEM UBK: Menyingkap Keterlibatan Oknum Mahasiswa dan Dampaknya pada Integritas Gerakan

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 01 Juli 2026 | Baru-baru ini, muncul skandal suap yang melibatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK). Kasus ini menyangkut penawaran uang kepada mantan Ketua BEM FH UBK, Muhammad Abdimaludin, untuk menggeser lokasi demonstrasi pada 15 Juni 2026.

Menurut investigasi Universitas Bung Karno, Abdimaludin ditawari uang lebih dari satu kali dengan nominal yang berbeda-beda, mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 70 juta, dan akhirnya menerima Rp 20 juta setelah demonstrasi selesai.

Ketua Tim Investigasi Demo 15 Juni UBK, Eko Suryo S, mengungkap bahwa upaya pendekatan terhadap Abdimaludin dimulai sehari sebelum demonstrasi berlangsung. Pertemuan pertama terjadi pada Minggu, 14 Juni 2026, di kawasan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, di mana seseorang yang disebut sebagai perwakilan kepolisian menawarkan uang Rp 50 juta agar demonstrasi dialihkan ke Gedung DPR.

Anggota kepolisian yang diduga terlibat, AKBP Prasetyo Purbo Nurcahyo, membantah pernah menawarkan uang kepada Abdimaludin. Ia mengaku hanya mengonfirmasi tentang rencana demonstrasi dan tidak menawarkan apa pun.

Skandal ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Didi Mahardhika, yang meminta agar kasus ini diusut sesuai ketentuan hukum. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas gerakan mahasiswa sebagai kekuatan moral bangsa.

Didi Mahardhika juga menyoroti bahwa mahasiswa harus berperan sebagai agen perubahan dan penjaga moral publik. Ia mengingatkan agar gerakan mahasiswa tetap berpegang pada idealisme dan tidak kehilangan kepercayaan publik akibat praktik yang dapat merusak citra perjuangan mahasiswa di Indonesia.

Kasus suap BEM UBK ini menjadi perhatian serius karena dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap gerakan mahasiswa. Oleh karena itu, penting bagi pihak universitas dan yayasan untuk melakukan evaluasi terhadap pembinaan organisasi kemahasiswaan agar nilai-nilai yang menjadi dasar pendirian kampus tetap terjaga.

Kesimpulan dari skandal suap BEM UBK ini adalah bahwa integritas gerakan mahasiswa harus tetap dijaga di tengah berbagai isu konflik. Mahasiswa harus berperan sebagai agen perubahan dan penjaga moral publik, serta tetap berpegang pada idealisme dan tidak kehilangan kepercayaan publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *