Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 23 Juni 2026 | Claude Guillemot, salah satu pendiri perusahaan game Ubisoft, meninggal dunia pada Jumat (19/6) sore dalam kecelakaan pesawat Cessna 421 di Prancis. Ia meninggal bersama satu orang lainnya ketika pesawat yang dipiloti olehnya jatuh di sebuah ladang dekat bandara La Baule.
Guillemot, yang berusia 69 tahun, merupakan pebisnis asal Prancis yang lahir pada 30 Oktober 1956. Ia sukses mengubah Ubisoft dari bisnis mail-order software menjadi salah satu perusahaan video game terbesar di dunia. Bersama keempat saudaranya, Yves, Michel, Gérard, dan Christian, Guillemot mendirikan Ubisoft pada 1986.
Ubisoft dikenal karena game-game populer seperti Assassin’s Creed, Far Cry, Tom Clancy’s Splinter Cell, dan Ghost Recon, serta Prince of Persia. Perusahaan ini juga merilis game Just Dance dan game populer di kalangan gamer PC/konsol seperti Watch Dogs dan Tom Clancy’s The Division.
Claude Guillemot juga menjabat sebagai ketua Guillemot Corporation, perusahaan yang dikenal karena aksesoris gaming dan audio. Ia dikenal sebagai sosok yang suka bekerja di balik layar dan membiarkan saudaranya, Yves, menjadi wajah publik perusahaan.
Kecelakaan pesawat yang menewaskan Guillemot terjadi ketika ia sedang dalam perjalanan ke sebuah acara aero di La Baule. Pesawat Cessna 421 yang dipiloti olehnya jatuh di sebuah ladang dan terbakar, menewaskan Guillemot dan satu orang lainnya.
Ubisoft menyatakan kesedihannya atas kematian Claude Guillemot dan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga dan kerabatnya. Perusahaan ini tidak akan mengeluarkan pernyataan lebih lanjut terkait kematian pendirinya ini.
Kematian Claude Guillemot merupakan kehilangan besar bagi industri game dan Ubisoft. Ia adalah salah satu pendiri perusahaan yang telah membangun Ubisoft menjadi salah satu perusahaan game terbesar di dunia.











