Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 19 April 2026 | Jakarta, 19 April 2026 – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara, mengumumkan pemerintah tengah menyelesaikan pembangunan 324 unit huntara Senen. Proyek ini ditujukan sebagai respons cepat terhadap kebutuhan hunian layak bagi warga yang selama ini tinggal di bantaran rel kawasan Senen, Jakarta Pusat. Ara menegaskan bahwa huntara merupakan solusi sementara yang tetap memperhatikan standar keamanan, kenyamanan, dan keteraturan.
Setiap unit huntara dirancang dengan dua tempat tidur, lemari, dan kipas angin. Selain itu, kompleks tersebut dilengkapi fasilitas pendukung yang meliputi ruang makan bersama, toilet (WC), dapur bersama, mushola, serta ruang terbuka hijau yang dapat menjadi tempat bersosialisasi bagi penghuni. Fasilitas ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih manusiawi dibandingkan dengan kondisi kumuh di sekitar rel kereta.
Progres pembangunan dinilai sangat cepat. Ara memuji kinerja BUMN karya yang terlibat, antara lain Hutama Karya, Wijaya Karya, dan PT PP (Persero). Menurutnya, ketiga perusahaan tersebut berhasil melampaui ekspektasi dengan target penyelesaian yang dijadwalkan pada 15 Juni 2026. “Kami berterima kasih atas dedikasi BUMN dalam mewujudkan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyediakan perumahan rakyat secara cepat dan tepat,” ujar Ara.
Koordinasi lintas sektor juga menjadi fokus utama. Ara menyebut beberapa tantangan teknis yang sedang diatasi, seperti penyediaan jaringan PDAM, listrik PLN, dan layanan telekomunikasi Telkom. “Saya akan berkoordinasi langsung dengan Gubernur DKI Jakarta untuk PDAM, serta dengan pihak terkait di PLN dan Telkom agar semua jaringan terpasang sebelum batas akhir,” jelasnya.
Direktur Utama Angkasa Pura, Muhammad Rizal Pahlevi, juga menegaskan komitmen perusahaannya untuk mendukung program ini. Ia menambahkan bahwa dukungan infrastruktur transportasi, terutama fasilitas bandara dan terminal, dapat memperkuat integrasi kawasan Senen dalam rangka meningkatkan mobilitas penduduk.
Berbagai pihak lain turut memberikan apresiasi. BUMN lain yang terlibat dalam logistik dan material konstruksi mengakui pentingnya kolaborasi yang terkoordinasi antara kementerian, pemerintah daerah, dan sektor swasta. Mereka menilai proyek ini tidak hanya menyelesaikan masalah tempat tinggal, tetapi juga berkontribusi pada penataan kota yang lebih tertib.
- 324 unit huntara Senen
- Target selesai: 15 Juni 2026
- Fasilitas: 2 tempat tidur, lemari, kipas angin, ruang makan, WC, dapur, mushola, ruang terbuka hijau
- Pelaksana: Hutama Karya, Wijaya Karya, PT PP (Persero)
- Dukungan: Angkasa Pura, PDAM, PLN, Telkom
Proyek huntara ini juga diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain yang menghadapi masalah perumahan darurat. Dengan model kemitraan publik-swasta yang kuat, pemerintah dapat menanggapi kebutuhan mendesak tanpa mengorbankan kualitas hidup. Ara menegaskan kembali, “Kami tidak hanya membangun bangunan, tetapi juga membangun masa depan yang lebih manusiawi bagi warga Senen.”
Keberhasilan penyelesaian huntara Senen pada waktunya akan menjadi indikator penting bagi kebijakan perumahan nasional. Jika berhasil, strategi serupa dapat direplikasi di wilayah lain yang memiliki masalah serupa, seperti kawasan pinggiran rel kereta di Jakarta Timur atau wilayah perkotaan lainnya.
Dengan menutup proyek ini tepat waktu, pemerintah berharap dapat mengembalikan rasa aman dan kesejahteraan kepada ribuan keluarga yang selama ini hidup dalam kondisi yang kurang layak. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Kementerian PKP dalam menyediakan solusi hunian yang cepat, tepat, dan berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan.









