BERITA

Naik MRT, LRT & TransJakarta 24 April Cuma Rp1! Cara Dapat Kartu Gratis untuk Lansia dan Syaratnya

×

Naik MRT, LRT & TransJakarta 24 April Cuma Rp1! Cara Dapat Kartu Gratis untuk Lansia dan Syaratnya

Share this article
Naik MRT, LRT & TransJakarta 24 April Cuma Rp1! Cara Dapat Kartu Gratis untuk Lansia dan Syaratnya
Naik MRT, LRT & TransJakarta 24 April Cuma Rp1! Cara Dapat Kartu Gratis untuk Lansia dan Syaratnya

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 03 Mei 2026 | Jakarta kembali mengguncang warganya dengan penawaran spesial pada 24 April: tarif naik MRT, LRT, dan TransJakarta hanya Rp1 per perjalanan. Promo ini dirancang untuk mendorong penggunaan transportasi publik, sekaligus memberi kesempatan bagi kelompok rentan seperti lansia untuk memperoleh Kartu Layanan Gratis (KLG) secara mudah.

Pada pagi hari 3 Mei 2026, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menggelar pendaftaran KLG di area CFD Bundaran HI. Antrean panjang tampak di setiap tenda, menandakan tingginya antusiasme lansia yang ingin memanfaatkan layanan gratis tersebut. Salah satu pendaftar, Budi Muliyati, berusia 79 tahun, mengungkapkan bahwa kartu sebelumnya hilang sehingga ia kembali mendaftar demi memastikan mobilitas ke rumah sakit tetap terjangkau.

“Saya biasanya pergi ke rumah sakit tiga kali seminggu, jadi biaya transportasi sangat penting bagi saya,” ujar Muliyati. “Dengan KLG, saya tidak perlu khawatir lagi tentang pengeluaran tambahan.” Cerita serupa juga datang dari pasangan suami istri, Sutarya (66) dan Sumiyati (64), yang berangkat dari Ciracas pada pukul 05.00 WIB untuk mendaftar. Mereka melaporkan proses cepat, hanya memakan waktu satu jam sejak mengisi nomor antrean hingga menerima kartu.

Promo Naik MRT Rp1 pada 24 April memiliki syarat yang relatif sederhana. Pengguna harus menunjukkan identitas resmi, memiliki kartu elektronik (seperti e‑Money) yang terdaftar, dan melakukan tap pada mesin pembaca sebelum memasuki gerbong. Selain itu, tarif khusus ini berlaku hanya pada hari dan jam tertentu, yaitu dari pukul 06.00 hingga 09.00 serta 16.00 hingga 19.00, untuk memastikan distribusi penumpang yang merata.

  • Memiliki Kartu Layanan Gratis atau kartu transportasi berisi saldo minimal Rp5.000.
  • Melakukan tap sebelum memasuki stasiun atau halte.
  • Tarif khusus hanya berlaku pada tanggal 24 April, jam puncak pagi dan sore.

Bagaimana cara memperoleh KLG? Berikut langkah‑langkah praktis yang dapat diikuti lansia atau penyandang disabilitas:

  1. Mengunjungi loket pendaftaran resmi Dinas Perhubungan di Bundaran HI atau titik layanan lainnya.
  2. Menyiapkan KTP, Kartu Keluarga, serta surat keterangan dokter (jika diperlukan).
  3. Mengisi formulir pendaftaran dan mengambil nomor antrean.
  4. Menunggu giliran, kemudian menyerahkan dokumen kepada petugas.
  5. Menerima KLG yang dapat langsung dipakai pada TransJakarta, MRT, dan LRT.

Keberhasilan program ini tidak lepas dari kerja sama lintas sektor, termasuk kepolisian yang membantu verifikasi data serta penyedia layanan transportasi yang menyiapkan sistem pembacaan kartu yang terintegrasi. Dampak positifnya terlihat pada peningkatan jumlah penumpang lansia di jaringan publik, serta penurunan penggunaan kendaraan pribadi yang berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.

Selain manfaat ekonomi, program ini juga mendukung agenda inklusi sosial. Dengan memberikan akses transportasi yang terjangkau, DKI Jakarta berharap dapat meningkatkan kualitas hidup lansia, memperluas jangkauan layanan kesehatan, dan mempermudah aktivitas sosial mereka.

Jika Anda termasuk warga yang ingin memanfaatkan promo Naik MRT Rp1, pastikan untuk menyiapkan kartu elektronik dan datang tepat waktu. Bagi lansia yang belum memiliki KLG, kunjungi kantor Dinas Perhubungan terdekat dan ikuti prosedur pendaftaran yang telah dijelaskan. Dengan kombinasi tarif super murah dan kartu layanan gratis, hari 24 April menjadi momentum penting bagi warga Jakarta untuk beralih ke transportasi publik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Ke depan, pemerintah berencana memperluas program serupa ke wilayah Jabodetabek, memperkuat jaringan integrasi antar moda, serta menambah jumlah titik pendaftaran KLG. Harapannya, lebih banyak warga, terutama kelompok rentan, dapat menikmati mobilitas yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *