Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 18 Juli 2026 | Permukiman Rorotan di Jakarta Utara telah menjadi saksi bisu dari kegagalan penataan ruang kota. Kawasan ini dikepung oleh depo kontainer yang menyebabkan kemacetan parah dan mengganggu kenyamanan warga sekitar. Deru mesin truk kontainer yang berlalu lalang sepanjang hari telah menjadi bagian dari kehidupan warga Rorotan.
Menurut Guru Besar Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Bobi Setyawan, keberadaan garasi kendaraan berat di tengah permukiman warga tidaklah ideal. Aktivitas keluar masuk kendaraan berat dari garasi tersebut dapat mengganggu kenyamanan sekaligus membahayakan keselamatan warga sekitar.
Kemacetan parah di Rorotan bukanlah fenomena baru. Warga telah mengeluhkan masalah ini selama belasan tahun. Namun, solusi yang efektif belum juga ditemukan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penataan ruang kota yang lebih baik untuk mengatasi masalah kemacetan dan mengembalikan kenyamanan warga.
Penataan ruang kota yang baik dapat membantu mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup warga. Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaan yang matang dan terintegrasi untuk mengatasi masalah kemacetan di Rorotan.
Dalam mengatasi masalah kemacetan di Rorotan, perlu dilakukan kerja sama antara pemerintah, warga, dan pengusaha. Perlu dilakukan penataan ruang kota yang lebih baik, serta pengembangan infrastruktur yang memadai untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup warga.
Dengan demikian, diharapkan masalah kemacetan di Rorotan dapat diatasi dan kualitas hidup warga dapat ditingkatkan. Perlu dilakukan upaya yang serius dan terintegrasi untuk mengatasi masalah kemacetan di Rorotan dan mengembalikan kenyamanan warga.











