Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 02 Juni 2026 | Setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, jemaah haji dari berbagai embarkasi di Indonesia telah mulai tiba di Tanah Air. Kloter pertama dari Embarkasi Batam, yang terdiri dari 442 jemaah, tiba di Bandara Hang Nadim Batam pada Senin, 1 Juni 2026, pukul 17.15 WIB. Sementara itu, kloter pertama dari Embarkasi Surabaya, yang terdiri dari 378 jemaah, tiba di Bandara Internasional Juanda pada Senin, 1 Juni 2026, malam.
Kepulangan jemaah haji dari Embarkasi Batam dan Surabaya menandai dimulainya proses pemulangan jemaah haji dari berbagai embarkasi di Indonesia. Sebanyak 25 kloter dijadwalkan tiba secara berurutan hingga 30 Juni 2026. Untuk musim haji tahun ini, jumlah jemaah yang diberangkatkan melalui Embarkasi Batam mencapai 10.978 orang.
Di sisi lain, kloter pertama dari Embarkasi Banten dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Selasa, 2 Juni 2026, pukul 09.45 WIB di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Sebanyak 390 jemaah haji diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada Senin malam, 1 Juni 2026, waktu Arab Saudi, dengan menumpang maskapai Garuda Indonesia.
Menurut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Kepri, Muhammad Syafii, pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Perbaikan dilakukan terutama pada aspek operasional, pelayanan, dan tata kelola penyelenggaraan haji.
Syafii juga menambahkan bahwa proses pemulangan jemaah haji Embarkasi Batam akan berlangsung secara bertahap hingga akhir Juni 2026. Ia berharap agar jemaah haji dapat kembali ke Indonesia dengan selamat dan dalam keadaan sehat.
Bagi jemaah haji yang telah tiba di Tanah Air, mereka akan menjalani proses imigrasi dan pemeriksaan kesehatan di bandara sebelum menuju asrama haji. Setelah itu, mereka akan diberikan waktu beristirahat di asrama haji sebelum diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing.
Dalam keseluruhan proses pemulangan jemaah haji, pemerintah dan panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) berupaya agar jemaah haji dapat kembali ke Indonesia dengan selamat dan dalam keadaan sehat. Mereka juga berharap agar jemaah haji dapat membagikan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Kesimpulan, kepulangan jemaah haji dari berbagai embarkasi di Indonesia telah dimulai. Dengan perbaikan dalam aspek operasional, pelayanan, dan tata kelola penyelenggaraan haji, diharapkan jemaah haji dapat kembali ke Indonesia dengan selamat dan dalam keadaan sehat.











