Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 06 Juni 2026 | Pelaksanaan ibadah haji 2026 telah menuai pujian karena semakin inklusif dan ramah terhadap jemaah lanjut usia (lansia), perempuan, serta penyandang disabilitas. Pemerintah telah melayani total 44.247 jemaah lansia dan 370 jemaah dengan kebutuhan khusus.
Kolaborasi antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi berhasil menciptakan ekosistem ibadah yang nyaman dan aman bagi jemaah berkebutuhan khusus. Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kalimantan Selatan, Dr. M. Anshari, menyampaikan rasa terima kasihnya atas aksesibilitas yang disediakan pemerintah.
Selain itu, Pakistan meraih penghargaan Labbaytum Award 2026 karena kemampuan mengelola operasi dan layanan ibadah haji. Pakistan mendapat kuota sebanyak 179.210 jemaah dan berhasil memanfaatkan kuota tersebut dengan baik.
Sementara itu, di Indonesia, sebanyak 443 jemaah haji Kloter 3 Debarkasi Palembang telah tiba di Tanah Air. Jemaah tersebut disambut haru oleh keluarga yang telah menanti di Palembang. Ketua PPIH Debarkasi Palembang, M Arkan Nurwahiddin, mengatakan seluruh jemaah Kloter 3 tiba dalam kondisi sehat.
Di lain pihak, Kementerian Haji dan Umrah RI telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan kenaikan kuota haji Indonesia pada musim haji 2027. Salah satu fokus utama yang disiapkan adalah pembenahan tata kelola keuangan haji agar mampu menopang kebutuhan layanan jamaah dalam jumlah yang lebih besar.
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan perubahan kebijakan yang tengah disiapkan pemerintah tidak dapat dipisahkan dari transformasi penyelenggaraan haji yang dilakukan Arab Saudi. Menurut dia, Indonesia harus siap menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk penambahan kuota jamaah.
Dalam menyambut jemaah haji yang telah kembali ke Tanah Air, Ketua PPIH Debarkasi Palembang mengingatkan pentingnya menjaga kemabruran haji setelah kembali ke Tanah Air. Menurutnya, ibadah haji tidak hanya menjadi perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari.









