Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 06 Juni 2026 | Bank Mandiri Taspen menghadirkan Pojok Wirausaha Nasabah dalam kegiatan “Glow and Grow” yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional di Gedung Graha Mantap, Kantor Pusat Bank Mandiri Taspen, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi para pensiunan.
Bank Mandiri Taspen memperkuat pemberdayaan ekonomi pensiunan dengan mendorong lansia tetap produktif dan memiliki sumber pendapatan tambahan di masa purnabakti. Salah satunya melalui kegiatan “Glow and Grow” yang diikuti oleh 80 nasabah pensiunan.
“Melalui kegiatan Glow and Grow, kami ingin menunjukkan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan fase kehidupan yang tetap dapat dijalani dengan sehat, aktif, sejahtera, dan penuh makna,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Panji Irawan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Selain kegiatan kewirausahaan, acara juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis, taichi bersama, seminar kesehatan, serta beauty class. Bank Mandiri Taspen menilai kesehatan dan aktivitas sosial menjadi faktor penting untuk mendukung produktivitas lansia dalam menjalankan usaha maupun aktivitas ekonomi lainnya.
Di sisi lain, Bank Mandiri Taspen juga menghadapi kasus dugaan investasi bodong yang menyeret mantan pegawainya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Manajemen Bank Mandiri Taspen menegaskan bahwa dugaan investasi bodong tersebut tidak memiliki hubungan dengan produk maupun program resmi perusahaan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga telah memanggil Direksi Bank Mandiri Taspen untuk meminta klarifikasi dan penjelasan terkait kasus tersebut. OJK meminta manajemen bank melakukan investigasi mendalam guna mengidentifikasi jumlah nasabah yang menjadi korban, nilai kerugian yang ditimbulkan, serta memastikan adanya pendampingan kepada para korban.
OJK mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan konsultasi investasi melalui Kontak OJK 157, WhatsApp 081157157157, maupun kantor OJK terdekat. Edukasi dan verifikasi legalitas investasi menjadi langkah penting untuk menghindari kerugian akibat penipuan investasi yang semakin marak terjadi di berbagai daerah.
Pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) juga diimbau untuk mewaspadai berbagai modus penipuan terkait pencairan gaji ke-13. Pihak yang mengatasnamakan instansi atau perusahaan tertentu perlu diwaspadai.
Kesimpulan, Bank Mandiri Taspen terus berupaya memperkuat pemberdayaan ekonomi pensiunan dengan mendorong lansia tetap produktif dan memiliki sumber pendapatan tambahan di masa purnabakti. Namun, perlu diwaspadai adanya kasus dugaan investasi bodong yang dapat merugikan para pensiunan.











