Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 13 Mei 2026 | Pertandingan antara Arsenal dan West Ham di akhir pekan lalu menyisakan kontroversi yang cukup besar. Pada menit ke-95, gol Callum Wilson yang seharusnya menjadi gol penyama kedudukan dinilai tidak sah oleh wasit Chris Kavanagh setelah melakukan review melalui VAR (Video Assistant Referee). Keputusan ini menuai protes dari pihak West Ham karena mereka merasa keputusan tersebut tidak tepat.
Setelah melakukan analisis lebih lanjut, PGMOL (Professional Game Match Officials Limited) yang dipimpin oleh Howard Webb menyatakan bahwa keputusan wasit untuk menolak gol West Ham adalah tepat. Webb menjelaskan bahwa ada tindakan janggal yang dilakukan oleh pemain West Ham, yaitu Pablo, yang mengganggu konsentrasi penjaga gawang Arsenal, David Raya, saat mencoba mengambil bola di sudut gawang. Tindakan ini dianggap sebagai pelanggaran yang jelas dan menghalangi Raya untuk melakukan tugasnya.
Webb juga menekankan bahwa PGMOL telah memberikan briefing kepada para wasit dan pemain sebelum musim dimulai tentang pentingnya memantau perilaku pemain di dalam kotak penalti, terutama saat sudut atau tendangan bebas. Ia menegaskan bahwa setiap tindakan yang mengganggu penjaga gawang atau pemain lain akan dikenakan sanksi.
Menanggapi keputusan ini, Webb menyatakan bahwa proses yang dijalani oleh tim VAR dan wasit lapangan sudah tepat. Ia juga menekankan bahwa dalam permainan sepak bola modern, teknologi VAR sangat membantu dalam meningkatkan akurasi keputusan di lapangan.
Dalam analisis lebih lanjut, terungkap bahwa ada beberapa insiden lain yang terjadi sebelum gol Wilson, termasuk tindakan Leandro Trossard terhadap Pablo dan Declan Rice terhadap Konstantinos Mavropanos. Namun, insiden yang paling signifikan adalah gangguan terhadap Raya yang dilakukan oleh Pablo, yang secara langsung mempengaruhi kemampuan Raya untuk mengambil bola.
Keputusan PGMOL ini tentu saja masih menyisakan perdebatan di kalangan penggemar sepak bola, terutama mereka yang merasa bahwa keputusan wasit tidak adil. Namun, dari sudut pandang teknis dan berdasarkan aturan yang berlaku, PGMOL telah menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut dengan cukup detail.
Di akhir pertandingan, Arsenal berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 berkat gol Leandro Trossard pada menit ke-83, yang pada akhirnya membantu mereka mempertahankan posisi teratas di klasemen sementara Liga Premier.
Kesimpulan dari pertandingan ini adalah bahwa wasit dan tim VAR telah melakukan yang terbaik untuk memastikan keadilan dan keselarasan dalam permainan, meskipun keputusan mereka tidak selalu disetujui oleh semua pihak yang terlibat.











