Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 01 Mei 2026 | Persib Bandung akan melangkah ke Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Kamis, 30 April 2026, untuk menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026. Kedua pemain andalan, Eliano Reijnders (bek sayap) dan Luciano Guaycochea (penyerang tengah), absen karena program rehabilitasi. Meski tanpa dua pilar penting, pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, menegaskan tim tetap dapat mencuri tiga poin penting.
Posisi Persib di papan klasemen saat ini menurun menjadi urutan kedua dengan 66 poin, terpaut tiga angka dari pemuncak klasemen, Borneo FC. Kekalahan Borneo atas Persik Kediri pada pekan sebelumnya membuat persaingan puncak semakin ketat. Dalam konteks ini, tiga poin penuh melawan Bhayangkara menjadi kebutuhan mendesak bagi Maung Bandung agar kembali memimpin klasemen menjelang putaran akhir musim.
Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Hodak menjelaskan keputusan istirahatkan Eliano dan Guaycochea. “Eliano tidak akan bermain. Dia baru akan siap untuk pertandingan berikutnya. Kami tidak ingin mengambil risiko untuk pertandingan nanti,” ujarnya. Hal yang sama disampaikan untuk Guaycochea: “Dia juga akan siap untuk laga selanjutnya.” Pelatih menegaskan bahwa keputusan ini bukan karena meremehkan lawan, melainkan strategi menjaga kebugaran pemain kunci menjelang sisa musim yang menuntut performa konsisten.
Meski kehilangan dua pemain inti, Hodak menaruh kepercayaan tinggi pada kedalaman skuad. Beberapa pemain yang diprediksi akan mengisi kekosongan antara lain: defender muda Riki Pratama di posisi bek kanan, gelandang serba guna Dimas Drajat yang dapat membantu transisi, serta penyerang cadangan Ahmad Fauzi yang diharapkan menambah variasi serangan. “Kami memiliki banyak pilihan di tiap posisi. Kami hanya tidak ingin memaksakan pemain yang masih dalam proses pemulihan,” tegasnya.
Bhayangkara Presisi Lampung FC sendiri berada di peringkat keempat dengan 47 poin, menargetkan empat besar untuk melanjutkan kompetisi. Tim yang dipimpin Paul Munster ini baru-baru ini menambah tiga penyerang baru, termasuk duo legiun asing Henry Doumbia dan Moussa Sidibe, yang menambah ancaman serangan balik cepat. Menurut Hodak, Bhayangkara adalah tim yang “sangat berbahaya, terutama dalam serangan balik,” sehingga Persib harus siap menghadapi tekanan di lini belakang.
Secara taktik, Bojan Hodak diperkirakan akan menurunkan formasi 4-3-3 dengan fokus pada pressing tinggi dan pergerakan cepat bola ke sisi sayap. Dengan Eliano absen, sisi kanan pertahanan kemungkinan akan diisi oleh pemain sayap alternatif, sementara Lucho tidak akan menempati posisi penyerang tengah. Hal ini membuka peluang bagi gelandang kreatif, seperti Dimas Drajat, untuk mengambil peran lebih dalam mengatur serangan. Pada sisi serangan, Persib diharapkan memanfaatkan kecepatan winger seperti Asep Kurniawan dan Rudi Hartono untuk menyerang ruang kosong di sayap Bhayangkara.
Statistik pertemuan sebelumnya menunjukkan Persib memiliki catatan positif melawan Bhayangkara, dengan tiga kemenangan dan dua kali hasil imbang dalam lima pertemuan terakhir. Namun, absennya Reijnders dan Guaycochea menambah variabel baru yang dapat memengaruhi dinamika pertandingan. Analisis dari tim teknis Persib menyebutkan bahwa kontrol tengah akan menjadi kunci, mengingat Bhayangkara cenderung menekan melalui lini tengah dengan pemain seperti Doumbia yang aktif turun membantu pertahanan.
Selain aspek teknis, tekanan mental juga menjadi faktor penting. Persib kini berada di bawah sorotan publik karena kehilangan puncak klasemen, sementara suporter mengharapkan aksi menghibur dan hasil maksimal. Hodak menanggapi hal ini dengan menekankan pentingnya mentalitas juara: “Kami berjuang untuk menjuarai liga. Pertandingan ini akan menjadi pertarungan menarik bagi penonton, dan kami berharap dapat menghasilkan hasil positif.”
Jika Persib berhasil mengamankan tiga poin, mereka akan kembali memimpin klasemen dengan 69 poin, menambah jarak aman dari Borneo FC. Sebaliknya, kegagalan mencuri poin dapat membuka peluang bagi pesaing lain untuk menutup selisih. Dengan demikian, pertandingan melawan Bhayangkara tidak hanya sekadar satu laga, melainkan titik penentu dalam perebutan gelar musim ini.
Secara keseluruhan, meski tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea, Persib Bhayangkara tetap menaruh harapan tinggi pada kedalaman skuad dan strategi taktik Bojan Hodak. Persiapan intensif, rotasi pemain yang cermat, serta motivasi juara menjadi faktor utama yang diharapkan membawa Maung Bandung kembali ke puncak klasemen.











