Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 27 April 2026 | Boston Celtics menorehkan kemenangan bersejarah pada Game 4 babak pertama semifinal Wilayah Timur melawan Philadelphia 76ers, memperluas keunggulan menjadi 3-1. Pertandingan yang berlangsung di TD Garden ini tidak hanya menegaskan dominasi tim tuan rumah, tetapi juga menjadi saksi kembalinya bintang 76ers, Joel Embiid, setelah menjalani operasi lutut beberapa minggu lalu.
Sejak awal, Celtics menunjukkan tekanan agresif. Jayson Tatum mencetak lebih dari tiga puluh poin, sementara Jaylen Brown menambah kontribusi signifikan di sisi pertahanan dan serangan. Kombinasi serangan interior dan perimeter membuat pertahanan 76ers kewalahan. Payton Pritchard, yang biasanya berperan sebagai pencetak angka sekunder, mencetak rekor baru dalam playoff Celtics dengan tujuh tembakan tiga angka, memecahkan catatan sebelumnya yang dipegang oleh pemain legendaris tim.
Di sisi lain, Joel Embiid menandai debutnya kembali dengan penampilan singkat namun berpengaruh. Ia mencatat tujuh poin, dua rebound, dan satu assist dalam kurang dari dua puluh menit bermain. Meskipun tidak mampu mengubah arus pertandingan, kembalinya Embiid memberi harapan baru bagi 76ers dalam menghadapi sisa seri. Namun, penampilan defensifnya yang belum sepenuhnya pulih menjadi faktor penting yang dimanfaatkan Boston.
Statistik tim menunjukkan perbedaan mencolok. Celtics mencatat persentase tembakan tiga angka di atas 45 persen, berkat akurasi luar biasa Pritchard dan Tatum. Di sisi lain, 76ers gagal mengoptimalkan peluang mereka di perimeter, hanya mencetak 30 persen dari tembakan tiga angka. Turnover juga menjadi masalah bagi Philadelphia, dengan total 15 kali kehilangan bola, dua kali lipat dari Celtics.
Strategi pelatih Joe Mazzulla terbukti efektif. Ia menekankan rotasi cepat dan penekanan pertahanan zona pada momen-momen krusial, memaksa 76ers melakukan tembakan terbuka. Di akhir kuarter keempat, Celtics berhasil menambah keunggulan lewat serangkaian fast break yang dipimpin oleh Derrick White, menutup pertandingan dengan selisih lebih dari satu digit.
Selain catatan individu, pertandingan ini menandai momen penting bagi sejarah franchise Boston. Dengan kemenangan ini, Celtics mencatat rekor tertinggi dalam satu malam playoff: total poin yang dicetak mencapai lebih dari 120 poin, melampaui performa mereka pada tahun-tahun sebelumnya. Juga, pencapaian Payton Pritchard menjadi sorotan khusus, menambah daftar nama pemain Celtics yang menorehkan prestasi luar biasa dalam fase playoff.
Para analis NBA menilai bahwa keunggulan Celtics di Game 4 bukan hanya hasil dari kehebatan serangan, melainkan juga disiplin defensif yang konsisten. Sementara itu, 76ers harus mengevaluasi kembali strategi mereka, terutama dalam menyeimbangkan peran Embiid dengan pemain pendukung seperti Tyrese Maxey dan Tobias Harris. Kedepannya, jika Embiid dapat kembali ke performa puncaknya, seri ini masih memiliki potensi perubahan dinamika yang signifikan.
Dengan keunggulan 3-1, Boston kini berada dalam posisi yang menguntungkan untuk melaju ke Final Konferensi. Namun, mereka tidak dapat meremehkan kemampuan Philadelphia yang terbukti mampu bangkit dalam situasi tekanan. Pertandingan selanjutnya akan menjadi ujian nyata bagi kedua tim dalam mempertahankan atau mengubah arus seri.
Kesimpulannya, Celtics berhasil menggabungkan penampilan individual gemilang, taktik pelatih yang cerdas, dan semangat tim yang tinggi untuk mengamankan kemenangan bersejarah di Game 4 melawan 76ers, sementara kembalinya Joel Embiid memberikan sinyal optimis bagi Philadelphia di sisa playoff.











