Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 17 Agustus 2026 | Lionel Messi kembali mengecewakan dalam laga terbaru Inter Miami melawan Nashville SC. Ikon Argentina itu gagal mengeksekusi penalti untuk ketiga kalinya secara beruntun, yang berakhir dengan kekalahan telak 4-1 bagi Inter Miami.
Inter Miami dibongkar secara sistematis di Geodis Park dan gagal merebut kembali posisi puncak di Wilayah Timur. Sentuhan magis Messi tampaknya sejenak memudar, yang menjalani malam yang ingin dilupakannya di Tennessee.
Saat Inter Miami tertinggal 1-0 pada menit ke-23, Messi memiliki peluang emas untuk menyamakan skor dari titik penalti. Namun, eksekusi mendatarnya berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper Nashville, Brian Schwake.
Statistik menyoroti betapa dalamnya kesulitan yang sedang dialami pemain Argentina itu dari jarak 12 yard. Kegagalan terbaru ini menandai pertama kalinya sejak 2014 Messi gagal mengeksekusi tiga penalti secara beruntun.
Hany Mukhtar mengingatkan liga akan kualitasnya lewat dwigol yang klinis, sementara Sam Surridge menambah gol ketiga dengan penyelesaian backheel yang lembut. Pertahanan Miami runtuh di bawah tekanan, dan frustrasi terlihat jelas ketika Messi menerima kartu kuning karena protesnya dalam proses terciptanya gol ketiga Nashville.
Pukulan terakhir datang pada masa injury time setelah kesalahan konyol dari kiper Miami, Rocco Ríos Novo. Penjaga gawang itu terpeleset saat berada jauh di luar areanya, memungkinkan bola langsung dari belakang yang dilepaskan Schwake mencapai Mukhtar, yang dengan mudah mendorong bola ke gawang kosong.
Kekalahan ini menjadi starter pertama Messi sejak kepergian tragis ayahnya sekaligus perwakilan lamanya, Jorge Messi. Pemain berusia 39 tahun itu menanggung beban emosional yang sangat besar, dan baru-baru ini mengakui bahwa ia tidak yakin bagaimana melanjutkan kariernya di olahraga ini tanpa arahan dari sang ayah.
Kesulitan Messi diperparah oleh nasib buruk semata pada momen-momen akhir pertandingan. Dalam satu serangan kacau di babak kedua, penyerang itu melihat tembakannya membentur kedua tiang gawang tanpa melewati garis, sebelum upaya lainnya dianulir karena offside.
Hasil ini membuat Nashville memperkuat posisinya di puncak klasemen dengan 43 poin, sementara Inter Miami tetap di posisi kedua dengan 38 poin. Kekalahan ini juga mengakhiri rentetan tujuh pertandingan tanpa kekalahan Inter Miami di MLS.
Kekalahan ini merupakan pukulan besar bagi Inter Miami, yang sebelumnya memiliki catatan bagus di liga. Namun, dengan kekalahan ini, mereka harus memulai lagi dari awal dan berusaha untuk mendapatkan kembali momentum mereka di liga.









