Pendidikan

Universitas Brawijaya Terima 57 Mahasiswa Asing dari 35 Negara

×

Universitas Brawijaya Terima 57 Mahasiswa Asing dari 35 Negara

Share this article
Universitas Brawijaya Terima 57 Mahasiswa Asing dari 35 Negara
Universitas Brawijaya Terima 57 Mahasiswa Asing dari 35 Negara

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 14 Agustus 2026 | Universitas Brawijaya (UB) menerima sebanyak 57 mahasiswa asing baru dari 35 negara dengan skema program full degree jenjang S1, S2, dan S3. Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) Universitas Brawijaya, Prof Dr Imam Santoso, saat pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di kampus UB di Malang, Jawa Timur.

Menurut Prof Imam, tahun akademik 2026/2027 ada 57 mahasiswa asing baru program full degree dan saat ini ada 113 mahasiswa asing aktif berkuliah di UB. Untuk program jangka pendek atau non-degree, jumlah mahasiswa luar negeri yang terdaftar mencapai lebih dari 2.000 mahasiswa dari berbagai belahan dunia, seperti Asia, Timur Tengah, Asia Timur, Eropa, dan Afrika.

UB juga mempertahankan kuota afirmasi dari wilayah Malang Raya dan kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), dan tersedia program Beasiswa ADik bagi mahasiswa asal Papua. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa UB, Dr Setiawan Noerdajasakti mengatakan UB menyediakan sejumlah skema bantuan biaya pendidikan dan beasiswa bagi mahasiswa baru.

Penyelenggaraan PKKMB pada 10-12 Agustus 2026 tersebut juga akan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai narasumber, di antaranya Ketua Mahkamah Agung, Sunarto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, dan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Erani Yustika. Raja Brawijaya 2026 mengangkat lima isu utama, yakni kesehatan mental dan anti-kekerasan seksual, inklusivitas, perspektif global, kecerdasan artifisial (AI) dan digitalisasi, serta keberlanjutan.

Ketua Pelaksana Raja Brawijaya 2026, Daffa Yasa Pratama mengatakan penyelenggaraan PKKMB tahun ini membawa sejumlah pembaruan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Raja Brawijaya 2026 ingin menjadi world class university orientation, sehingga PKKMB-nya juga harus memiliki standar yang mendukung arah tersebut.

Dalam kesimpulan, Universitas Brawijaya terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses pendidikan bagi mahasiswa dari berbagai belahan dunia. Dengan menyediakan berbagai skema bantuan biaya pendidikan dan beasiswa, UB berharap dapat meningkatkan jumlah mahasiswa asing yang belajar di kampusnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *