Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 26 April 2026 | Sabtu (25 April 2026) menjadi hari penting di pekan ke-31 Liga Belanda (Eredivisie) ketika dua laga menorehkan hasil yang mengubah dinamika klasemen. Di Enschede, FC Twente harus puas dengan poin tunggal setelah melawan NEC Nijmegen berakhir 1-1. Sementara di Breda, Ajax menambah dua poin lewat kemenangan 2-0 atas NAC Breda dengan kiper Timnas Indonesia Maarten Paes mencatat clean sheet ketiga kalinya.
Pertandingan antara Twente dan NEC dimulai dengan intensitas tinggi. Pada menit ke-10, Sondre Ørjasæter membuka skor untuk tuan rumah setelah menerima umpan tepat dari Daan Rots. Gol tersebut tercipta berkat kesalahan pertahanan NEC yang memberikan ruang bagi Ørjasæter menembus satu lawan satu dengan kiper Gonzalo Cretazz. Keunggulan awal memberi Twente kepercayaan diri untuk mengendalikan permainan di paruh pertama.
Namun, NEC tidak tinggal diam. Pada menit ke-37, Philippe Sandler mengirimkan bola terobosan kepada Bryan Linssen, yang berhasil menempatkan diri di depan gawang dan mengeksekusi tembakan satu lawan satu dengan akurat, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol Linssen menambah tekanan pada Twente, yang kemudian berusaha mencari gol balasan lewat serangan cepat. Upaya tersebut menghasilkan beberapa peluang, termasuk tembakan keras Mats yang berhasil dihalau oleh Cretazz, serta percobaan Daan Rots yang dibentengi kiper NEC, Lars Unnerstall, dengan lima penyelamatan penting.
Paruh kedua menyaksikan NEC mengambil alih inisiatif. Tim tamu menguasai penguasaan bola lebih dari 55 persen, menciptakan 20 tembakan dibandingkan 13 tembakan Twente. Meski demikian, pertahanan Twente tetap solid, mencatat 33 clearances dan memenangkan 60,6 persen duel udara. Pada menit ke-76, Unnerstall kembali menonjol dengan penyelamatan krusial terhadap tendangan keras Sondre Ørjasæter, menjaga keunggulan skor tetap imbang hingga peluit akhir.
Statistik pertandingan menegaskan ketatnya persaingan. NEC mencatat 26 operan silang dengan akurasi 19,2 persen, sementara Twente menampilkan 14 penguasaan bola di zona lawan. Kedua tim mencatat satu kartu kuning masing-masing, dan tidak ada pemain yang dikeluarkan. Dengan hasil ini, NEC tetap berada di posisi ketiga klasemen dengan 55 poin, terpaut tiga poin dari Feyenoord yang menempati posisi kedua. Sementara Twente turun ke peringkat kelima dengan 54 poin, berada di belakang Ajax yang juga mengumpulkan 54 poin namun memiliki selisih gol yang lebih baik.
Di sisi lain, pertandingan Ajax melawan NAC Breda menambah narasi positif bagi Maarten Paes. Kiper asal Indonesia tampil penuh selama 90 menit, melakukan tiga penyelamatan penting yang memastikan gawang tetap bersih. Gol kemenangan Ajax dicetak oleh Oscar Gloukh dan Mika Godts, masing-masing pada menit ke-24 dan ke-68. Kemenangan ini menambah poin Ajax menjadi empat belas, mengangkat mereka ke posisi keempat klasemen sementara, hanya satu poin di belakang NEC.
Berikut rangkuman hasil pekan 31 Liga Belanda:
- Ajax 2-0 NAC Breda
- Feyenoord 3-1 Groningen
- AZ 0-0 Go Ahead Eagles
- PSV 6-1 PEC Zwolle
- Telstar 4-1 Sparta Rotterdam
- Heerenveen 2-1 Fortuna Sittard
- Twente 1-1 NEC Nijmegen
Dengan tersisa tiga pekan lagi sebelum akhir musim, setiap poin menjadi sangat berharga. NEC berupaya menutup jarak dengan Feyenoord, sementara Twente berusaha kembali ke jalur empat besar untuk mengamankan tempat di zona Liga Champions. Ajax, di sisi lain, menargetkan konsistensi untuk tetap bersaing dalam perebutan posisi atas. Pertarungan di puncak klasemen diprediksi akan semakin sengit, dengan setiap tim mengandalkan performa pemain kunci dan taktik pelatih untuk meraih hasil maksimal.
Penampilan Maarten Paes yang konsisten menambah nilai bagi Ajax, sekaligus menegaskan kualitas kiper Indonesia di panggung internasional. Sementara itu, kontribusi Sondre Ørjasæter dan Bryan Linssen menjadi sorotan utama dalam duel Twente vs NEC, menandakan pentingnya kemampuan individu dalam menentukan hasil akhir pertandingan.
Ke depan, jadwal pertandingan akan menampilkan konfrontasi langsung antara NEC dan Telstar, serta Twente yang akan menghadapi AZ di kandang. Pertarungan tersebut akan menjadi penentu apakah Twente dapat kembali ke posisi empat besar atau tetap terpuruk di urutan kelima. Bagi penggemar sepak bola Belanda, pekan-pekan terakhir ini menjanjikan drama yang tak kalah seru dibandingkan dengan babak awal musim.











