BERITA

BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Sosial Bagi Penggerak Ekonomi Pesantren

×

BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Sosial Bagi Penggerak Ekonomi Pesantren

Share this article
BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Sosial Bagi Penggerak Ekonomi Pesantren
BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Sosial Bagi Penggerak Ekonomi Pesantren

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 10 Agustus 2026 | BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas perlindungan jaminan sosial bagi penggerak ekonomi pesantren melalui penyerahan kepesertaan kepada guru madrasah dan siswa magang di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan guru madrasah dan siswa magang sebagai bagian dari upaya membangun budaya sadar jaminan sosial sejak memasuki dunia kerja.

BPJS Ketenagakerjaan juga menyalurkan manfaat program kepada peserta dan ahli waris senilai lebih dari Rp644 juta, meliputi santunan Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, beasiswa pendidikan anak, serta manfaat bagi peserta yang mengalami kecacatan akibat kecelakaan kerja.

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo bersama Bank BTN Cabang Gorontalo juga memberikan sosialisasi mengenai Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada pekerja di Proyek Emas Pani, Kabupaten Pohuwato. Program tersebut memberikan kesempatan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk memperoleh manfaat tambahan berupa fasilitas pembiayaan perumahan melalui sinergi BPJS Ketenagakerjaan dengan BTN.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Dr. Ir. Sanco Simanullang, menjelaskan bahwa MLT merupakan salah satu manfaat tambahan yang diberikan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan, khususnya dalam membantu pekerja memiliki rumah yang layak sekaligus memberikan kemudahan pembiayaan perumahan.

Sementara itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat integrasi data lintas instansi untuk meningkatkan kualitas layanan ketenagakerjaan sekaligus mendukung penyusunan kebijakan berbasis data. Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker, Anwar Sanusi, mengatakan bahwa integrasi data menjadi bagian dari transformasi digital Kemnaker dalam menghadapi perubahan dunia kerja yang dipengaruhi perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), otomatisasi, dan era Society 5.0.

BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki portofolio investasi yang tersebar pada berbagai sektor, mulai dari perbankan, telekomunikasi, energi, konstruksi, konsumsi, hingga properti. Investasi tersebut dikelola melalui Dana Jaminan Sosial (DJS) Ketenagakerjaan.

Kesimpulan, BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas perlindungan jaminan sosial bagi penggerak ekonomi pesantren dan meningkatkan kualitas layanan ketenagakerjaan melalui integrasi data lintas instansi. BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki portofolio investasi yang tersebar pada berbagai sektor untuk meningkatkan manfaat bagi peserta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *