BERITA

Kemlu Dorong Perjanjian Perdagangan dengan Rwanda dan Meningkatkan Kohesi Sosial di ASEAN

×

Kemlu Dorong Perjanjian Perdagangan dengan Rwanda dan Meningkatkan Kohesi Sosial di ASEAN

Share this article
Kemlu Dorong Perjanjian Perdagangan dengan Rwanda dan Meningkatkan Kohesi Sosial di ASEAN
Kemlu Dorong Perjanjian Perdagangan dengan Rwanda dan Meningkatkan Kohesi Sosial di ASEAN

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 10 Agustus 2026 | Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia terus berupaya meningkatkan kerja sama dengan negara-negara lain, termasuk Rwanda dan negara-negara ASEAN. Duta Besar Rwanda untuk Indonesia, Abdul Karim Harelimana, optimistis bahwa perjanjian perdagangan preferensial (PTA) antara Indonesia dan Rwanda dapat segera terwujud.

Menurut Harelimana, pembahasan PTA antara kedua negara telah berlangsung sejak tahun lalu, dengan pertukaran kunjungan delegasi kedua negara. Ia berharap perjanjian tersebut dapat ditandatangani pada akhir tahun ini, yang akan menjadi langkah besar dalam hubungan bilateral kedua negara.

Selain itu, Kemlu juga terus berupaya meningkatkan kohesi sosial di ASEAN melalui pendekatan literasi keagamaan lintas budaya (LKLB). Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kemlu RI, Ina H. Krisnamurthi, menegaskan bahwa LKLB tidak sekadar mengajarkan masyarakat mengenal agama lain, tetapi juga membangun kemampuan untuk berinteraksi dengan empati, rasa hormat, dan kepekaan.

Di sisi lain, Kemlu juga menggelar acara Kemlu Run 2026, yang diadakan di Jakarta Pusat. Acara tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerja sama dan kohesi sosial.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sugiono juga menjadi sorotan publik akhir-akhir ini. Beberapa pihak menilai bahwa Sugiono tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk memimpin Kemlu, dan meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mencopotnya.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, Kemlu terus berupaya meningkatkan kerja sama dengan negara-negara lain, serta meningkatkan kohesi sosial di dalam negeri. Dengan demikian, diharapkan Kemlu dapat terus memainkan peran penting dalam meningkatkan hubungan bilateral dan multilateral Indonesia.

Kemlu juga berharap dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerja sama dan kohesi sosial, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dengan demikian, diharapkan Indonesia dapat terus menjadi negara yang maju dan berpengaruh di kancah internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *