BERITA

Kebakaran Melanda Kios di Lamongan, 24 Kios Hancur

×

Kebakaran Melanda Kios di Lamongan, 24 Kios Hancur

Share this article
Kebakaran Melanda Kios di Lamongan, 24 Kios Hancur
Kebakaran Melanda Kios di Lamongan, 24 Kios Hancur

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 09 Agustus 2026 | Kebakaran hebat melanda kawasan sekitar Jembatan Babat-Widang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Sabtu (8/8/2026) sore. Sebanyak 24 kios dan lapak pedagang kaki lima (PKL) serta dua unit sepeda motor hangus dilalap si jago merah.

Menurut Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, hingga kini pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Ada dua titik yang terbakar, di atas jembatan dan di bawah. Di atas ada 11 kios dan di bawah sekitar 13 kios.

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan sejumlah armada untuk menjinakkan api. Setelah berjibaku sekitar satu setengah jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan. Meski api telah padam, petugas masih melakukan proses pembasahan hingga malam hari untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.

Dalam proses pemadaman, aliran listrik di sekitar lokasi sempat diputus. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari risiko tersengat listrik karena kondisi kabel yang semrawut. Bahkan, beberapa petugas pemadam sempat terkena aliran listrik saat berupaya memadamkan api.

Di tempat lain, kawasan Kayutangan Heritage Malang menawarkan walking tourism di kawasan bangunan kolonial, dengan kuliner UMKM, sudut kampung, serta pengalaman sejarah dan budaya lokal. Toko Meru, Bougenville Cafe, dan Kios Mera menghadirkan pilihan belanja produk lokal, kopi bernuansa Jawa tempo dulu, serta minuman dan spot foto estetik.

Pengyu Kopitiam menjadi opsi penutup rute dengan kuliner berkonsep pertokoan Pecinan; perjalanan disarankan dari utara ke selatan, dimulai dari Toko Meru. Dengan demikian, para pengunjung dapat menikmati berbagai pengalaman unik di kawasan Kayutangan Heritage Malang.

Sementara itu, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Karanganyar, Jawa Tengah, berdiri di tengah Pasar Papahan. Penjabat Sementara (Pj) Kepala Desa Papahan, Suwardi, menyampaikan bahwa pembangunan KDMP di tengah pasar yang berada di atas aset tanah desa itu sebelumnya sudah melalui musyawarah desa (Musdes).

Perlu diingat bahwa kebakaran dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, penting untuk selalu waspada dan menjaga keselamatan diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Kesimpulan dari kejadian kebakaran di Lamongan dan keberadaan kawasan wisata di Malang adalah bahwa pentingnya menjaga keselamatan dan keamanan lingkungan, serta mengembangkan potensi wisata dan ekonomi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *