Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 09 Agustus 2026 | Penyelidikan kematian Sutrimo masih terus berlangsung. Polda Metro Jaya telah memulai penyelidikan dan akan memanggil dokter yang pertama menangani korban di rumah sakit. Sementara itu, klinik kecantikan di Alam Sutera telah meluncurkan layanan baru, yaitu bedah plastik dan tanam rambut.
Kematian Sutrimo masih menjadi misteri. Polisi telah menerima laporan dari seorang warga yang mempertanyakan kematian Sutrimo. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan bahwa laporan tersebut telah diterima dan polisi akan melakukan penyelidikan secara bertahap.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah meminta keterangan dokter Rumah Sakit Muhammadiyah yang pertama menangani Sutrimo saat tiba di rumah sakit. Pemanggilan tersebut sebenarnya sudah dijadwalkan, tetapi pemeriksaan harus diatur ulang karena dokter yang bersangkutan belum dapat diperiksa sesuai jadwal.
Sementara itu, klinik kecantikan di Alam Sutera telah meluncurkan layanan baru, yaitu bedah plastik dan tanam rambut. Klinik ini telah beroperasi selama enam tahun dan terus menyesuaikan layanannya dengan kebutuhan masyarakat modern. Layanan bedah plastik dan tanam rambut ini dipimpin langsung oleh dr. Nilam Permatasari, Sp.B.P.R.E. selaku Head of Doctor.
Klinik ini menekankan standar patient safety, fasilitas modern, serta pendekatan yang mengutamakan hasil estetika natural, proporsional, dan sesuai karakter masing-masing individu. Kehadiran dua layanan baru ini memperkuat visi klinik untuk menjadi pusat layanan estetika yang mampu memenuhi kebutuhan pasien secara menyeluruh dalam satu destinasi.
Di tempat lain, koperasi desa di Bogor telah membuka klinik dan apotek mini. Koperasi ini mengusung konsep multi-usaha berbasis ekonomi masyarakat, dengan melibatkan ratusan UMKM serta rencana klinik, apotek mini, gudang pupuk, dan unit lainnya.
Kesimpulan, penyelidikan kematian Sutrimo masih terus berlangsung, sementara klinik kecantikan di Alam Sutera telah meluncurkan layanan baru. Koperasi desa di Bogor juga telah membuka klinik dan apotek mini dengan konsep multi-usaha berbasis ekonomi masyarakat.











