Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 08 Agustus 2026 | Isu nuklir kembali menjadi perbincangan hangat setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato mengenai program senjata nuklir Iran. Pernyataan ini menuai kontroversi dan tanggapan dari berbagai pihak, termasuk dari mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran, Dian Wirengjurit, yang membantah pernyataan Prabowo soal Iran memiliki senjata nuklir.
Dian menegaskan bahwa Iran memang memiliki program nuklir untuk tujuan damai, tetapi tidak ada bukti bahwa negara itu telah memiliki senjata nuklir. Ia juga mengingatkan bahwa pernyataan soal isu internasional harus berdasarkan kajian kredibel agar tidak berdampak pada hubungan diplomatik Indonesia.
Sementara itu, Polda Jawa Barat menangkap dua pria yang diduga melakukan penghasutan di media sosial terkait pernyataan Prabowo tentang program senjata nuklir Iran. Keduanya dijerat dengan pasal penghasutan dan terancam hukuman penjara 4 tahun serta denda Rp 200 juta.
Iran sendiri mengecam keras modernisasi persenjataan nuklir Amerika Serikat dan menekankan bahwa kebijakan nuklir Washington mengancam seluruh umat manusia. Misi tetap Iran di Wina, Austria, mengeluarkan pernyataan untuk memperingati pemboman atom AS di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang, dengan menyebut serangan itu sebagai pengingat abadi akan konsekuensi kemanusiaan yang menghancurkan akibat senjata nuklir.
Dalam pernyataan tersebut, Iran menekankan bahwa mencegah tragedi di masa depan seperti pemboman atom di Hiroshima dan Nagasaki membutuhkan komitmen yang tulus terhadap perlucutan senjata nuklir dan pembentukan dunia yang bebas dari senjata pemusnah massal. Iran juga mendukung penghapusan total semua senjata nuklir dan menegaskan kembali komitmennya yang teguh terhadap dunia yang bebas dari senjata nuklir.
Kesimpulan dari peristiwa ini adalah bahwa isu nuklir masih menjadi perbincangan hangat dan kontroversial di dunia internasional. Pernyataan Prabowo tentang program senjata nuklir Iran telah menuai tanggapan dari berbagai pihak, dan Iran sendiri menekankan pentingnya komitmen terhadap perlucutan senjata nuklir dan pembentukan dunia yang bebas dari senjata pemusnah massal.







