Internasional

Mossad Israel Mengalami Krisis Setelah Gagal Menggulingkan Pemerintah Iran

×

Mossad Israel Mengalami Krisis Setelah Gagal Menggulingkan Pemerintah Iran

Share this article
Mossad Israel Mengalami Krisis Setelah Gagal Menggulingkan Pemerintah Iran
Mossad Israel Mengalami Krisis Setelah Gagal Menggulingkan Pemerintah Iran

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 07 Agustus 2026 | Krisis dalam Badan Intelijen Israel, Mossad, memuncak setelah kegagalan rencana untuk menggulingkan pemerintah Iran. Dua pejabat senior Mossad telah dipecat setelah rencana tersebut tidak berhasil. Menurut laporan dari saluran penyiaran Israel, Channel 12, kedua pejabat tersebut adalah Kepala Direktorat Intelijen Mossad dan Kepala Divisi Iran.

Rencana yang disusun melalui koordinasi dengan AS ini bertujuan untuk memicu gerakan internal melawan pemerintah Iran, termasuk memberikan dukungan bagi kelompok oposisi di bawah perlindungan udara militer gabungan Israel-AS yang luas. Namun, rencana ini gagal atau bahkan tidak pernah mencapai tahap operasional.

Identitas kedua pejabat yang dipecat tidak diungkapkan, tetapi mereka dikabarkan telah berselisih dengan Kepala Mossad, Roman Gofman, sejak awal. Pemecatan ini terjadi di tengah perombakan yang lebih luas terhadap kepemimpinan dan prioritas Mossad, khususnya terkait Iran.

Rencana Mossad tersebut mencakup skenario penggantian kepemimpinan Iran serta koordinasi dengan pejabat AS mengenai kemungkinan fase “pascarezim”. Namun, upaya tersebut terhenti pada tahap awal, sehingga usulan itu akhirnya dibatalkan dan pihak-pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengakui bahwa menggulingkan pemerintah Iran akan sulit dilakukan. AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari lalu, yang menewaskan lebih dari 3.000 orang. Iran membalas dengan serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap pangkalan-pangkalan AS di kawasan tersebut serta target-target di Israel, yang menimbulkan korban jiwa di kedua belah pihak.

Pada Juni lalu, Washington dan Teheran menandatangani perjanjian kerangka kerja dan memulai negosiasi menuju kesepakatan akhir, namun pembicaraan tersebut kemudian terhenti akibat perbedaan pendapat mengenai jaminan keamanan dan kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

Ketegangan kembali memuncak bulan lalu setelah AS melancarkan serangan baru di wilayah Iran, yang memicu Teheran untuk melancarkan serangan balasan di berbagai wilayah, termasuk di Yordania, Bahrain, dan Kuwait.

Kesimpulan dari kejadian ini adalah bahwa Mossad Israel menghadapi krisis setelah kegagalan rencana untuk menggulingkan pemerintah Iran. Dua pejabat senior Mossad telah dipecat, dan rencana tersebut tidak berhasil. Ini menunjukkan bahwa upaya untuk menggulingkan pemerintah Iran tidaklah mudah dan memerlukan perencanaan yang matang serta koordinasi yang baik dengan pihak lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *