BERITA

Prabowo dan Penggilingan Padi: Membongkar Kenaikan Harga Beras dan Mengungkap Praktik Penipuan

×

Prabowo dan Penggilingan Padi: Membongkar Kenaikan Harga Beras dan Mengungkap Praktik Penipuan

Share this article
Prabowo dan Penggilingan Padi: Membongkar Kenaikan Harga Beras dan Mengungkap Praktik Penipuan
Prabowo dan Penggilingan Padi: Membongkar Kenaikan Harga Beras dan Mengungkap Praktik Penipuan

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 03 Agustus 2026 | Harga beras di Indonesia meningkat secara merata, mulai dari penggilingan hingga eceran. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa rata-rata harga beras pada Juli 2026 naik di seluruh rantai distribusi. Kenaikan tersebut terjadi baik secara bulanan maupun tahunan.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan bahwa rata-rata harga beras di tingkat penggilingan naik 0,94% secara bulanan dan 5,11% secara tahunan. Kenaikan tersebut terjadi pada beras premium maupun beras medium.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan adanya dugaan keuntungan tidak wajar sekitar Rp 2 triliun per bulan yang mengalir ke satu grup perusahaan penggilingan padi skala besar. Keuntungan fantastis tersebut diperoleh dari dugaan praktik penipuan mutu beras.

Presiden Prabowo Subianto juga sempat ramai dibicarakan mengenai adanya penggilingan padi yang meraup untung Rp 2 triliun per bulan. Namun, ia diminta untuk mengurangi kebiasaan berpidato tanpa naskah, terutama ketika menyampaikan informasi yang berkaitan dengan data, angka maupun isu strategis.

Perum Bulog juga terjun langsung melakukan dialog dengan para pengusaha penggilingan padi se-Bandung Raya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pertemuan tersebut menjadi forum untuk memperkuat sinergi antara Bulog dan pelaku usaha penggilingan dalam menjaga kualitas beras nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos, SH. M.Han, menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tidak hanya ditentukan oleh besarnya volume pengadaan, tetapi juga oleh konsistensi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga mutu beras sejak proses penggilingan hingga penyimpanan dan penyaluran kepada masyarakat.

Perum Bulog juga akan mewajibkan seluruh penggilingan padi yang menjadi mitra maklon memiliki sertifikasi mulai 2027. Kebijakan tersebut diterapkan untuk meningkatkan kualitas cadangan beras pemerintah (CBP) sekaligus memastikan seluruh mitra memenuhi standar mutu pengolahan beras.

Kesimpulan, kenaikan harga beras di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kenaikan biaya produksi dan distribusi. Praktik penipuan mutu beras juga menjadi salah satu penyebab kenaikan harga beras. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kualitas beras nasional dan memastikan bahwa seluruh pemangku kepentingan menjaga mutu beras sejak proses penggilingan hingga penyimpanan dan penyaluran kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *