Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 28 Juli 2026 | Swiss telah mengalami pertumbuhan penduduk yang stabil, meskipun tingkat kelahiran yang rendah. Menurut data terbaru, jumlah penduduk di Swiss meningkat sebesar 257 orang pada paruh pertama tahun 2026, mencapai total 147.124 orang.
Pertumbuhan ini terutama disebabkan oleh migrasi positif dan surplus kelahiran, meskipun jumlah kelahiran mencapai titik terendah dalam 20 tahun terakhir. Pada paruh pertama tahun 2026, terdapat 649 kelahiran, yang merupakan angka terendah sejak tahun 2006.
Di sisi lain, Swiss juga mengalami peningkatan dalam bidang olahraga, terutama dalam cabang anggar. Tim anggar putri Swiss dipimpin oleh Pauline Brunner dan berhasil mengalahkan Singapura dengan skor 45-41, namun kemudian kalah melawan Italia dengan skor 27-29.
Italia kemudian menjadi juara dunia, sedangkan Swiss menempati peringkat ke-13. Pertarungan sengit terjadi antara Brunner dan lawannya, Gaia Caforio, yang dimenangkan oleh Brunner dengan skor 4-0.
Swiss juga dikenal memiliki sejarah panjat tebing yang mendebarkan, terutama di gunung Eiger. Pada tahun 1936, empat pendaki Jerman dan Austria mencoba untuk mendaki gunung Eiger melalui rute yang belum pernah dilalui sebelumnya, namun mereka semua meninggal dalam tragedi tersebut.
Pertarungan melawan alam ini telah menjadi simbol keberanian dan ketabahan bagi para pendaki. Pada tahun 2007, pendaki Swiss Ueli Steck berhasil mendaki rute asli di gunung Eiger dalam waktu 3 jam dan 54 menit, mencetak rekor baru dalam sejarah panjat tebing.
Pertumbuhan penduduk dan kemajuan dalam bidang olahraga menunjukkan bahwa Swiss terus berkembang dan maju, baik dalam aspek demografi maupun dalam prestasi olahraga.











