Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 26 Juli 2026 | Boyolali, sebuah kabupaten di Jawa Tengah, belakangan ini menjadi sorotan karena beberapa peristiwa menarik. Salah satu yang paling banyak dibicarakan adalah posisi duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tidak sejajar dengan Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Kabinet. Hal ini memicu spekulasi tentang hubungan politik antara Presiden dan Wakil Presiden.
Menanggapi hal tersebut, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Solo, Ginda Ferachtriawan, menilai bahwa posisi duduk bukanlah hal yang substansial. Yang lebih penting adalah bagaimana pemerintahan dapat bekerja secara maksimal dan menghasilkan kinerja yang baik. Ginda meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan adanya keretakan hubungan Presiden dan Wapres.
Di lain sisi, Boyolali juga memiliki kisah inspiratif tentang seorang pejuang muda bernama Arifin. Arifin gugur saat melawan tentara Jepang pada Oktober 1945, dan namanya diabadikan sebagai nama jalan di Solo. Pengorbanan Arifin dan para pejuang membuahkan hasil, dan pada 13 Oktober 1945, Jepang menyerah di Solo, mengakhiri kekuasaannya.
Boyolali juga memiliki bakat muda yang luar biasa, yaitu Ibrahim Al Abra, seorang bocah kelas 6 Sekolah Dasar yang berhasil menemukan bug di situs NASA. Ibra, sapaan akrabnya, menerima surat apresiasi dari NASA atas temuannya. Ibra mempelajari keamanan siber secara autodidak dan berharap dapat menjadi cybersecurity profesional di masa depan.
Namun, Boyolali juga menghadapi masalah korupsi. Dua pegawai BUMD Aneka Karya Boyolali ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyaluran pupuk bersubsidi. Nilai kerugian negara ditaksir mencapai Rp 2,1 miliar. Kedua tersangka telah ditahan di Rutan Boyolali.
Akhir-akhir ini, Boyolali juga menjadi perhatian karena akan menjadi salah satu daerah pemilihan paling menarik pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep telah mengumumkan akan maju sebagai calon anggota DPR RI di Dapil V Jateng, yang meliputi Solo, Sukoharjo, Boyolali, dan Klaten. Kaesang meminta kader PSI Solo untuk solid dan hindari konflik internal dalam memperebutkan kursi pada Pemilu 2029.
Dalam beberapa bulan terakhir, Boyolali telah menyaksikan berbagai peristiwa menarik, mulai dari posisi duduk Wapres Gibran hingga kisah inspiratif Arifin dan bakat muda Ibra. Namun, kabupaten ini juga menghadapi masalah korupsi dan persiapan untuk Pemilu 2029. Semoga Boyolali dapat terus maju dan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.









