HUKUM

Kepemimpinan Badan Gizi Nasional Berganti Lagi, Apa yang Terjadi dengan Program Makan Bergizi Gratis?

×

Kepemimpinan Badan Gizi Nasional Berganti Lagi, Apa yang Terjadi dengan Program Makan Bergizi Gratis?

Share this article
Kepemimpinan Badan Gizi Nasional Berganti Lagi, Apa yang Terjadi dengan Program Makan Bergizi Gratis?
Kepemimpinan Badan Gizi Nasional Berganti Lagi, Apa yang Terjadi dengan Program Makan Bergizi Gratis?

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 23 Juli 2026 | Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengalami pergantian kepemimpinan. Nanik Sudaryati Deyang, yang menjabat sebagai Kepala BGN, mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Presiden Prabowo Subianto kemudian menunjuk Sudaryono sebagai penggantinya pada 22 Juli 2026. Pergantian ini terjadi beberapa bulan setelah kasus dugaan korupsi proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melibatkan beberapa pejabat BGN, termasuk Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.

Program MBG adalah salah satu kebijakan strategis pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil. Program ini telah menjangkau sekitar 59,86 juta penerima manfaat melalui 21.102 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada awal 2026. Namun, kasus dugaan korupsi yang melibatkan pejabat BGN telah memicu kekhawatiran tentang efektivitas dan transparansi program ini.

Sudaryono, sebagai Kepala BGN baru, menginstruksikan bawahannya untuk berani menghadapi akar persoalan dan menyelesaikan permasalahan tata kelola di program MBG. Ia juga menyatakan bahwa BGN akan mendukung proses investigasi, penyelidikan, dan penyidikan yang dilakukan aparat penegak hukum.

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, menyatakan bahwa BGN berkolaborasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memperkuat pengawasan pelaksanaan program MBG. Ia juga menyatakan bahwa BGN akan menggunakan temuan dari kasus dugaan korupsi untuk perbaikan dan evaluasi.

Dalam beberapa bulan terakhir, BGN telah mengalami tiga kali pergantian kepemimpinan. Pergantian ini telah memicu kekhawatiran tentang stabilitas dan efektivitas lembaga ini. Namun, dengan kepemimpinan baru dan komitmen untuk transparansi dan akuntabilitas, diharapkan BGN dapat kembali fokus pada misinya untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Kesimpulan, pergantian kepemimpinan BGN dan kasus dugaan korupsi proyek MBG telah memicu kekhawatiran tentang efektivitas dan transparansi program ini. Namun, dengan komitmen baru untuk transparansi dan akuntabilitas, diharapkan BGN dapat kembali fokus pada misinya untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *