Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 24 April 2026 | Chelsea secara resmi memutuskan pemecatan Liam Rosenior pada Rabu malam, 22 April 2026, setelah tim mengalami kekalahan telak 0-3 dari Brighton & Hove Albion. Kekalahan tersebut menjadi yang kelima beruntun di Premier League, menurunkan posisi The Blues ke peringkat kedelapan dengan 48 poin, terpaut lima poin dari Liverpool di zona Champions League.
Rosenior, yang baru menjabat sejak Januari 2026, hanya menghabiskan 106 hari di kursi pelatih utama. Keputusan klub diambil setelah penilaian performa yang tidak menunjukkan perbaikan signifikan, meski ia menandatangani kontrak panjang hingga 2032 dengan gaji sekitar empat juta pound per tahun. Kompensasi pemutusan kontrak diperkirakan melebihi dua puluh empat juta pound, meski terdapat klausul pengurangan nilai.
Pemecatan ini menambah deretan panjang pergantian pelatih di Stamford Bridge. Dalam satu dekade terakhir, Chelsea telah menyiapkan sekitar tiga belas pelatih, termasuk empat interim, menjadikan klub salah satu yang paling tidak stabil di Eropa. Pada tahun 2026 saja, klub telah mengganti pelatih tiga kali, menambah beban finansial dan menurunkan kepercayaan supporter.
Setelah Rosenior dipecat, Calum McFarlane ditunjuk sebagai manajer interim hingga akhir musim. Namun, manajemen telah memulai pencarian pelatih tetap dengan fokus pada kandidat yang memiliki pengalaman kompetitif tinggi, baik di liga domestik maupun internasional.
Berikut empat nama yang paling sering disebut sebagai calon pengganti permanen:
- Cesc Fabregas – Mantan gelandang Chelsea kini melatih Como 1907 di Serie A Italia. Ia berhasil membawa tim promosi dari Serie B dan sedang bersaing untuk tiket kompetisi Eropa.
- Andoni Iraola – Pelatih asal Spanyol yang akan meninggalkan Bournemouth pada akhir musim setelah mengubah The Cherries menjadi tim yang sulit dikalahkan.
- Xabi Alonso – Mantan pemain bintang kini menganggur setelah pemecatan dari Real Madrid awal tahun ini, namun masih dianggap memiliki potensi besar sebagai manajer.
- Julian Nagelsmann – Pelatih muda Jerman yang sedang memimpin timnas Jerman, dikenal dengan taktik inovatif dan keberhasilan di Bundesliga.
Selain empat kandidat utama, nama lain seperti Filipe Luis (mantan pemain Chelsea yang sukses melatih Flamengo), Diego Simeone (pelatih Atletico Madrid), Oliver Glasner (pelatih Crystal Palace) dan bahkan Julian Nagelsmann turut masuk dalam radar klub.
Berikut tabel ringkas yang menampilkan status terkini masing-masing kandidat:
| Nama | Posisi Saat Ini | Pengalaman Utama |
|---|---|---|
| Cesc Fabregas | Pelatih Como 1907 (Serie A) | Promosi Serie B, kompetisi Eropa |
| Andoni Iraola | Pelatih Bournemouth (Premier League) | Transformasi Bournemouth menjadi kuda hitam |
| Xabi Alonso | Pengangguran | Pengalaman di Real Madrid, Borussia Dortmund |
| Julian Nagelsmann | Pelatih Timnas Jerman | Bundesliga, Piala Dunia |
Keputusan untuk mengangkat pelatih baru tidak hanya menilai aspek taktik, melainkan juga dampak finansial. Gagal lolos ke Liga Champions berarti Chelsea kehilangan pendapatan signifikan dari UEFA, yang diperkirakan mencapai ratusan juta pound per musim. Nilai skuad klub yang mencapai sekitar 1,2 miliar euro berisiko menurun jika tim tidak berpartisipasi dalam kompetisi elite.
Dalam konteks ini, klub diharapkan memilih pelatih yang dapat mengembalikan stabilitas, meningkatkan performa, dan mengamankan tempat di kompetisi Eropa. Pilihan yang tepat akan memengaruhi tidak hanya hasil di lapangan, tetapi juga citra klub di pasar global.
Secara keseluruhan, pemecatan Rosenior menandai titik kritis dalam perjalanan Chelsea musim ini. Dengan hanya empat pertandingan tersisa, tugas interim McFarlane sangat berat, sementara manajemen harus segera menentukan arah jangka panjang. Keputusan selanjutnya akan menjadi penentu apakah The Blues dapat kembali bersaing di puncak sepakbola Inggris atau terperosok lebih dalam dalam krisis yang telah melanda klub selama beberapa tahun terakhir.











