Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 Juli 2026 | LPDP dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka program Beasiswa Doktor untuk Talenta Riset dan Inovasi Nasional tahun 2026. Beasiswa ini diperuntukkan bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia jenjang doktor yang terampil dalam riset nasional di bidang keanekaragaman hayati, nuklir, penerbangan dan antariksa, serta maritim.
Program ini memberikan komponen dana berupa dana pendidikan dan dana pendukung, termasuk biaya hidup bulanan. Beasiswa Doktor untuk Talenta Riset dan Inovasi Nasional dapat diikuti oleh lulusan S1/D4 untuk Program Doktor Jalur Fast Track dengan menggunakan LoA Unconditional. Sementara untuk lulusan S2 dilaksanakan pada Program Doktor satu gelar (single degree).
Periode pendaftaran Beasiswa Doktor untuk Talenta Riset dan Inovasi Nasional 2026 dibuka mulai 30 Juni-31 Juli 2026. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/.
Di lain pihak, Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, H.E. Fabien Penone berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menawarkan beasiswa pendidikan dan menjajaki peluang kerja sama seperti pertukaran mahasiswa dan riset.
Menurut Dubes Prancis, terdapat banyak peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama UMSU, namun perlu ditentukan bidang-bidang prioritas yang menjadi fokus kedua belah pihak. Salah satu bentuk kerja sama yang ditawarkan adalah program pertukaran mahasiswa dan studi lanjut melalui skema beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Bagi pendaftar kampus luar negeri, pelamar wajib memenuhi persyaratan berikut untuk mengajukan kampus: 1. Wajib memiliki LoA Unconditional 2. Wajib mengunggah bukti bahwa perguruan tinggi dan program studi yang dipilih memiliki kualitas atau reputasi unggul.
Sementara itu, Dosen Hukum Ketenagakerjaan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Nabiyla Risfa Izzati, mengaku menerima pesan WhatsApp berisi ancaman, intimidasi, dan doxing data pribadi setelah mengomentari dugaan mutasi seorang aparatur sipil negara (ASN) di media sosial X.
Atas dugaan ancaman, intimidasi, dan doxing tersebut, Nabiyla memilih menempuh jalur hukum dengan melayangkan somasi kepada pemilik atau pengguna nomor pengirim pesan melalui firma hukum IBLM Law Group selaku kuasa hukumnya.
Kesimpulan, LPDP membuka pendaftaran Beasiswa Doktor untuk Talenta Riset dan Inovasi Nasional 2026. Sementara itu, Duta Besar Prancis menawarkan beasiswa pendidikan dan menjajaki peluang kerja sama seperti pertukaran mahasiswa dan riset. Di lain pihak, Dosen UGM menerima ancaman dan doxing setelah mengkritik mutasi ASN.











