Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 13 Juli 2026 | Sebanyak 45 perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Darat (AD) menerima kenaikan pangkat dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Kenaikan pangkat ini terdiri dari 1 Letnan Jenderal (Letjen), 9 Mayor Jenderal (Mayjen), dan 35 Brigadir Jenderal (Brigjen). KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan amanah yang harus diiringi dengan peningkatan kualitas pengabdian, profesionalisme, dan integritas.
Maruli Simanjuntak juga mengingatkan agar setiap pati dapat menjadi teladan di lingkungan tugasnya masing-masing dengan menjaga soliditas organisasi, memperkuat sinergi, serta terus beradaptasi terhadap dinamika lingkungan strategis yang berkembang semakin cepat. Selain itu, Presiden Prabowo Subianto juga menyinggung tentang gaji TNI dan Polisi, serta meminta mereka untuk tidak memeras rakyat.
Daftar gaji TNI dan Polisi juga telah ditentukan, dengan gaji pokok Mayor Jenderal/Laksamana Muda/Marsekal Madya sebesar Rp3.665.000 – Rp6.022.800, Letnan Jenderal/Laksamana/Marsekal sebesar Rp5.485.800 – Rp6.211.200, dan Jenderal/Laksamana/Marsekal (Panglima TNI) sebesar Rp5.657.400 – Rp6.405.500. Pendapatan riil seorang prajurit akan jauh lebih besar dengan adanya tunjangan kinerja, tunjangan keluarga, tunjangan lauk pauk, serta tunjangan lainnya yang disesuaikan dengan pangkat, jabatan, dan wilayah penugasan masing-masing.
Laksamana Muda TNI Donny Suharto juga telah resmi menapakan kaki pada medan penugasan baru sebagai pati staf ahli tingkat III bidang bantuan kemanusiaan panglima TNI. Dengan pangkat dan jabatan baru, Donny resmi menapakan kaki pada medan penugasan baru, dari ranah diplomasi militer menuju ruang strategis yang berfokus pada misi kemanusiaan TNI.
Kesimpulan dari kenaikan pangkat pati TNI ini adalah bahwa kenaikan pangkat merupakan amanah yang harus diiringi dengan peningkatan kualitas pengabdian, profesionalisme, dan integritas. Selain itu, gaji TNI dan Polisi juga telah ditentukan, dan mereka harus menjaga soliditas organisasi, memperkuat sinergi, serta terus beradaptasi terhadap dinamika lingkungan strategis yang berkembang semakin cepat.











