Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 13 Juli 2026 | Polri baru-baru ini melakukan mutasi besar-besaran yang melibatkan sejumlah perwira tinggi. Salah satu yang menarik perhatian adalah penunjukan Irjen Agus Wijayanto sebagai Kapolda Kaltara. Irjen Agus Wijayanto adalah lulusan Akpol 1993 yang memiliki pengalaman luas di bidang lalu lintas dan Propam.
Sebelum menjabat sebagai Kapolda Kaltara, Irjen Agus Wijayanto menjabat sebagai Karowabprof Divpropam Polri. Ia juga pernah menangani sejumlah kasus etik di Polri, termasuk pengusutan kasus dugaan pemerasan terhadap WN Malaysia pada konser DWP 2024.
Selain itu, mutasi Polri juga melibatkan Kapolsek Genteng Kompol Mulya Sugiharto yang berhasil mediasi sengketa rumah viral di Surabaya. Ia menegaskan bahwa inti dari mediasi tersebut adalah tercapainya kesepakatan yang diterima kedua belah pihak.
Di lain pihak, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar telah ditetapkan sebagai salah satu perguruan tinggi yang dipercaya mendukung peningkatan kualifikasi akademik personel fungsi Reserse Kriminal (Reskrim) Polri. Kepercayaan tersebut bukan sekadar penunjukan administratif, tetapi merupakan pengakuan atas kapasitas akademik, integritas kelembagaan, serta kontribusi UMI dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, profesional, dan berkarakter.
Sementara itu, Lapas Muara Bulian Jambi menggelar serah terima jabatan (sertijab) sekaligus pisah sambut untuk jajaran pejabat struktural. Langkah mutasi ini dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan optimasi pelayanan pemasyarakatan di Lapas.
UU Polri juga digugat karena membuka celah bagi anggota polisi aktif untuk menduduki jabatan sipil. Pemohon menilai bahwa ketentuan dalam undang-undang baru tersebut bertentangan dengan Ketetapan (TAP) MPR Nomor VII/MPR/2000 yang mengharuskan anggota polisi aktif mundur jika hendak menduduki jabatan sipil.
Kesimpulan dari mutasi Polri terbaru ini adalah bahwa Polri terus melakukan upaya penyegaran dan peningkatan kualitas personilnya. Dengan penunjukan Irjen Agus Wijayanto sebagai Kapolda Kaltara dan keberhasilan mediasi sengketa rumah viral di Surabaya, Polri menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.











