Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 10 Juli 2026 | Meta baru-baru ini meluncurkan fitur Muse Image AI, yang memungkinkan pengguna membuat gambar AI menggunakan foto orang lain yang diposting secara publik di Instagram. Fitur ini telah memicu kekhawatiran tentang privasi, karena pengguna tidak diminta persetujuan sebelum foto mereka digunakan.
Menurut laporan, fitur Muse Image AI diaktifkan secara default untuk akun publik, dan pengguna tidak akan diberitahu ketika fotonya digunakan. Hal ini telah memicu reaksi dari pengguna dan advokat privasi, yang menyarankan agar pengguna segera memeriksa pengaturan mereka dan menonaktifkan fitur ini jika mereka tidak ingin fotonya digunakan.
Meta mengklaim bahwa fitur Muse Image AI memiliki kontrol yang kuat dan penghalang keamanan, tetapi pengguna tetap khawatir tentang potensi penyalahgunaan fitur ini. Beberapa pengguna telah melaporkan bahwa fitur ini terus mengaktifkan dirinya sendiri, bahkan setelah mereka menonaktifkannya.
Untuk menghindari fitur ini, pengguna dapat membuka pengaturan Instagram, memilih “Bagikan dan gunakan kembali”, dan menonaktifkan kontrol yang memungkinkan penggunaan foto mereka untuk pembuatan gambar AI. Mengubah akun menjadi privat juga dapat membantu melindungi privasi pengguna.
Meta juga telah meluncurkan Muse Spark 1.1, model AI baru yang ditujukan untuk mengalahkan OpenAI dan Anthropic dengan harga yang agresif. Model ini diharapkan dapat memproses proyek yang lebih kompleks dengan lebih cepat dan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam tugas-tugas yang memerlukan konteks dan perencanaan.
Perusahaan juga telah mengumumkan rencana untuk membangun pusat data AI di Alberta, Kanada, dengan investasi sebesar $13 miliar. Pusat data ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan AI dan komputasi kinerja tinggi di wilayah tersebut.
Kesimpulan, fitur Muse Image AI dari Meta telah memicu kekhawatiran tentang privasi, dan pengguna disarankan untuk memeriksa pengaturan mereka dan menonaktifkan fitur ini jika mereka tidak ingin fotonya digunakan. Sementara itu, Meta terus berinvestasi dalam teknologi AI dan memperluas kemampuan model AI-nya untuk mendukung pertumbuhan AI di masa depan.









