Bencana Alam

Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara: BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

×

Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara: BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Share this article
Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara: BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara: BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 09 Juli 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara mengeluarkan imbauan resmi terkait potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Utara. Peringatan dini cuaca 3 harian ini berlaku mulai hari ini, Kamis, 09 Juli 2026, hingga Sabtu, 11 Juli 2026.

Menurut rilis resmi yang ditayangkan melalui akun Facebook BMKG Sulawesi Utara, masyarakat diminta waspada. Sebagian besar wilayah Sulawesi Utara diperkirakan didominasi kondisi berawan hingga cerah berawan dari pagi hingga dini hari.

BMKG juga memprakirakan cuaca di wilayah rawan longsor Sulawesi Utara pada 10-11 Juli 2026 didominasi kondisi berawan hingga cerah berawan. Sebagian besar daerah diperkirakan berawan sepanjang hari, dengan kondisi cerah berawan terjadi terutama pada siang hingga malam di sejumlah wilayah.

Selain itu, BMKG juga memantau pergerakan siklon tropis Bavi yang berdampak tak langsung pada kondisi cuaca di sebagian Indonesia. Bavi berkembang dari bibit siklon tropis 95W yang mencapai intensitas siklon tropis pada 2 Juli 2026 pukul 07.00 WIB.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir dan pelayaran di wilayah terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Masyarakat juga diminta memantau informasi cuaca terkini karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.

Gempa bumi tektonik juga mengguncang Maluku Utara pada Selasa (7/7/2026) pukul 15.16 Wita. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi memiliki parameter update dengan magnitudo M5,5 pada kedalaman 40 Km. Episenter gempa bumi berlokasi di laut pada jarak 107 Km arah Barat Laut Pulau Doi, Maluku Utara.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya mengatakan, hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan laporan, gempa terasa sampai wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut).

Dalam beberapa hari terakhir, cuaca di Sulawesi Utara memang sangat tidak stabil. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari bencana alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *