Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 23 April 2026 | AEK Athens kembali menjadi sorotan utama kompetisi Eropa pada musim 2025/26 setelah menorehkan kemenangan dramatis melawan Rayo Vallecano dalam fase perempat final UEFA Europa League. Pertandingan balik yang digelar di Allwyn Arena, Athena, menyuguhkan aksi balas dendam yang menggetarkan, mengubah tiga gol keunggulan Rayo menjadi kemenangan agregat 4-3 bagi sang tuan rumah.
Setelah mengamuk di leg pertama di Spanyol dengan skor 3-0, AEK Athens memulai leg kedua dengan tekad bulat. Tim asuhan pelatih veteran menurunkan susunan pemain yang menampilkan keseimbangan antara pengalaman dan energi muda. Penyerang utama, termasuk striker terdepan yang mencetak gol penentu pada menit-menit akhir, berhasil memecah kebuntuan Rayo yang sempat menahan serangan.
Gol pembuka bagi AEK datang lewat tendangan bebas terukur, memanfaatkan kelemahan pertahanan Rayo yang kelelahan. Tak lama kemudian, serangan balik cepat menghasilkan gol kedua, memperkecil selisih menjadi dua. Rayo berusaha bangkit dan mencetak gol balasan, namun pertahanan AEK yang dipimpin oleh bek tengah berpengalaman menahan gelombang serangan lawan.
Detik-detik krusial terjadi pada menit ke-70 ketika gelandang kreatif AEK menembus pertahanan lawan dan memberikan umpan terobosan kepada penyerang utama, yang mengeksekusi penyelesaian akhir dengan tenang. Gol tersebut mengubah agregat menjadi 3-3, memaksa pertandingan masuk ke perpanjangan waktu.
Di babak tambahan, AEK menambah satu gol lagi lewat tendangan penalti yang diberikan setelah pelanggaran di kotak penalti. Penalti tersebut diubah menjadi gol oleh kapten tim, menegaskan keunggulan akhir 4-3 secara agregat dan meloloskan AEK Athens ke semifinal melawan Strasbourg, perwakilan Prancis.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kontribusi kolektif seluruh skuad. Statistik resmi UEFA menunjukkan bahwa AEK mencatat rata-rata penguasaan bola 58%, dengan akurasi tembakan mencapai 45%. Selain itu, pertahanan tim mencatat tiga clean sheet dalam lima pertandingan terakhir di kompetisi Eropa, menegaskan soliditas lini belakang.
Keberhasilan di panggung Eropa ini memberi suntikan moral bagi AEK Athens dalam kompetisi domestik Super League Greece. Meskipun belum ada data resmi mengenai posisi klasemen, para analis memprediksi bahwa performa di Eropa akan meningkatkan kepercayaan diri pemain dalam laga-laga liga.
Sementara itu, Rayo Vallecano kembali fokus pada kompetisi domestik La Liga. Setelah terpuruk akibat kekalahan di Athena, tim Spanyol berusaha memperbaiki posisi klasemen, berada di posisi menengah dengan selisih tiga poin dari zona degradasi. Pada pekan berikutnya, mereka menjamu Espanyol di Estadio de Vallecas, berusaha mengembalikan kepercayaan diri.
Berita ini juga menyoroti dinamika pasar transfer, di mana beberapa pemain muda AEK menarik perhatian klub-klub besar Eropa. Nama-nama seperti gelandang tengah berusia 22 tahun dan sayap kiri yang lincah menjadi sorotan utama, dengan rumor pergerakan di musim panas mendatang.
Dengan kemenangan ini, AEK Athens tidak hanya menambah reputasi di kancah Eropa, tetapi juga menegaskan ambisinya untuk menjadi kekuatan utama di Mediterania. Tim kini menatap laga semifinal melawan Strasbourg, yang diprediksi akan menjadi laga sengit mengingat kualitas taktik kedua tim.
Semifinal tersebut dijadwalkan pada bulan September, dengan leg pertama di Stadion de la Meinau, Strasbourg. Penggemar AEK di seluruh dunia menantikan penampilan tim kebanggaan mereka, berharap dapat melanjutkan perjalanan hingga final dan mengukir sejarah baru bagi klub yang telah berusia lebih dari satu abad.











