Ekonomi

Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Tidak Turun Meski Harga Minyak Dunia Turun

×

Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Tidak Turun Meski Harga Minyak Dunia Turun

Share this article
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Tidak Turun Meski Harga Minyak Dunia Turun
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Tidak Turun Meski Harga Minyak Dunia Turun

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 03 Juli 2026 | Harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi milik PT Pertamina Patra Niaga mengalami perubahan mulai 1 Juli 2026. Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami penurunan, namun harga Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green (RON 95) tidak berubah.

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, penyesuaian harga BBM non-subsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Pertamina juga mempertimbangkan daya beli masyarakat saat menetapkan harga BBM non-subsidi di tengah gejolak geopolitik.

Baron menjelaskan bahwa struktur harga Pertamax mengacu pada Keputusan Menteri ESDM tahun 2022 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui SPBU. Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga terhadap BBM Non Subsidi yang berlaku efektif mulai 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.

Pertamina juga terus memantau perubahan pembelian bahan bakar minyak (BBM) dari non subsidi ke subsidi yang dilakukan oleh masyarakat imbas dari penyesuaian harga pada Juli 2026. Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga ini merupakan bagian dari evaluasi berkala sesuai mekanisme yang berlaku, dengan mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia, pertimbangan aspek fiskal serta daya beli dan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga resmi meluncurkan program biodiesel B50 per 1 Juli 2026. Program ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan bahan bakar minyak yang ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak yang tidak ramah lingkungan.

Dalam beberapa hari terakhir, muncul narasi di media sosial yang mengeklaim bahwa harga Pertamax ikut turun. Namun, setelah dicek, informasi dalam narasi itu keliru dan perlu diluruskan. Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi untuk produk Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026.

Kebijakan tersebut dilakukan setelah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator dan melalui mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

Pertamina terus memantau perubahan pembelian bahan bakar minyak (BBM) dari non subsidi ke subsidi yang dilakukan oleh masyarakat imbas dari penyesuaian harga pada Juli 2026. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan perusahaan terus pantau sehingga dalam penyalurannya sendiri, Pertamina melihat bagaimana perusahaan menyalurkan BBM non-subsidi dan BBM subsidi tersebut.

Untuk wilayah Jabodetabek, tercatat harga Pertamina Dex Series atau BBM jenis solar nonsubsidi yakni jenis Dexlite (CN 51) turun menjadi Rp19.700 per liter dari Rp23.000 per liter pada Juni 2026. Pertamina Dex (CN 53) juga turun menjadi Rp21.150 per liter dari yang sebelumnya Rp24.800 per liter.

Kesimpulan, harga BBM non-subsidi milik PT Pertamina Patra Niaga mengalami perubahan mulai 1 Juli 2026. Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami penurunan, namun harga Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green (RON 95) tidak berubah. Pertamina terus memantau perubahan pembelian bahan bakar minyak (BBM) dari non subsidi ke subsidi yang dilakukan oleh masyarakat imbas dari penyesuaian harga pada Juli 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *