Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 22 April 2026 | Manchester United tengah merencanakan perombakan skuad menjelang fase kualifikasi Liga Champions 2026-27. Setelah menamatkan musim 2025/2026 di posisi ketiga dengan 58 poin, Red Devils berada pada posisi kuat untuk mengamankan tiket Champions, namun mereka tetap membutuhkan penguatan, terutama di lini bek tengah yang saat ini terganggu oleh cedera dan penurunan performa.
Bek tengah asal Argentina, Marcos Senesi, menjadi nama yang paling menonjol dalam daftar belanja klub. Saat ini bermain untuk Bournemouth di Premier League, Senesi dikenal sebagai bek kaki kidal yang mengusung gaya “ball‑playing centre back”. Kemampuannya tidak hanya terbatas pada duel satu lawan satu, melainkan juga dalam memecah serangan lawan dengan mengoper bola akurat dari zona pertahanan, memungkinkan transisi cepat ke lini serang.
Situasi United saat ini menuntut kedatangan pemain sejenis. Matthijs de Ligt mengalami cedera punggung yang belum ada kepastian kapan kembali, Lisandro Martínez rawan cedera, dan Harry Maguire yang semakin menua tidak lagi menjadi opsi utama. Dengan kontrak Senesi yang akan habis pada akhir musim ini, United berpotensi merekrutnya secara gratis, menjadikannya opsi ekonomi sekaligus taktis yang menarik.
Di samping Senesi, United juga menargetkan penyerang muda berbakat, Eli Junior Kroupi, yang telah mencetak 10 gol dalam 28 pertandingan Premier League bersama Bournemouth. Kroupi, berusia 19 tahun, dapat beroperasi sebagai inside forward atau striker utama, menawarkan fleksibilitas serangan yang dibutuhkan United di bawah asuhan baru Michael Carrick.
Jika kedua pemain tersebut bergabung, formasi yang diprediksi Carrick gunakan adalah 4‑2‑3‑1. Dalam skema ini, Senesi akan berduet dengan Harry Maguire di posisi bek tengah, dengan Maguire menempati sisi kanan dan Senesi mengisi sisi kiri. Kedua bek ini akan dibalut oleh full‑back kiri Luke Shaw dan full‑back kanan Diogo Dalot, menciptakan keseimbangan antara pertahanan dan dukungan serangan sayap.
Di lini tengah, Bruno Fernandes akan menjadi playmaker utama, didukung oleh dua gelandang bertahan, Kobbie Mainoo dan Manuel Ugarte, yang diharapkan dapat menambah kestabilan di tengah lapangan. Sementara di lini depan, Eli Junior Kroupi akan menempati posisi striker, beriringan dengan Bryan Mbeumo di sisi kanan dan Matheus Cunha di sisi kiri. Kombinasi ini diharapkan memberikan variasi serangan, dengan Kroupi mampu menarik bek lawan ke dalam, membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Berikut adalah susunan starting XI yang diproyeksikan:
- Kiper: Senne Lammens
- Bek kiri: Luke Shaw
- Bek tengah: Marcos Senesi
- Bek tengah: Harry Maguire
- Bek kanan: Diogo Dalot
- Gelandang bertahan: Kobbie Mainoo
- Gelandang bertahan: Manuel Ugarte
- Gelandang serang: Bruno Fernandes
- Sayap kanan: Bryan Mbeumo
- Striker: Eli Junior Kroupi
- Sayap kiri: Matheus Cunha
Analisis taktik menunjukkan bahwa kehadiran Senesi dapat meningkatkan kemampuan United dalam mengontrol lini belakang. Kemampuan menyalurkan bola dengan kaki kuatnya memungkinkan United menurunkan umpan pendek atau panjang ke tengah lapangan, memecah tekanan lawan dan memberi ruang bagi pemain kreatif seperti Fernandes. Selain itu, sifatnya yang agresif dalam duel udara dapat memperkuat pertahanan dari serangan silang, sebuah kelemahan yang sering dieksploitasi lawan di Old Trafford.
Di sisi lain, Kroupi menawarkan dinamika serangan yang fresh. Kecepatan, ketajaman dalam penempatan, dan kemampuan menembus ruang di sayap kanan dapat melengkapi taktik Carrick yang menekankan transisi cepat. Jika Kroupi mampu meniru performa musim pertamanya di Premier League, United berpotensi menambah opsi gol signifikan.
Namun, tetap ada tantangan. United harus memperkuat lini tengah secara lebih menyeluruh, mengingat beban kerja yang akan dipikul oleh Mainoo dan Ugarte. Persaingan internal untuk tempat di starting XI juga dapat memicu persaingan positif, namun manajer harus memastikan rotasi yang adil agar kebugaran tetap terjaga sepanjang musim.
Secara keseluruhan, kedatangan Marcos Senesi dan Eli Junior Kroupi dapat menjawab kebutuhan mendesak United di dua sisi lapangan. Dengan kombinasi pertahanan yang lebih solid dan serangan yang lebih variatif, Red Devils memiliki peluang realistis untuk tidak hanya lolos ke Liga Champions, tetapi juga bersaing di fase grup. Keputusan akhir transfer masih menunggu konfirmasi resmi, namun spekulasi ini sudah menambah kegembiraan para pendukung United menjelang musim panas 2026.











