Pendidikan

UGM dan UIN Bandung Berlomba dalam Genera-Z Berbakti 2026, Kekuatan Ide dan Implementasi Jadi Kunci

×

UGM dan UIN Bandung Berlomba dalam Genera-Z Berbakti 2026, Kekuatan Ide dan Implementasi Jadi Kunci

Share this article
UGM dan UIN Bandung Berlomba dalam Genera-Z Berbakti 2026, Kekuatan Ide dan Implementasi Jadi Kunci
UGM dan UIN Bandung Berlomba dalam Genera-Z Berbakti 2026, Kekuatan Ide dan Implementasi Jadi Kunci

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 29 Juni 2026 | Genera-Z Berbakti 2026 telah memulai babak pertamanya dengan pertarungan antara Tim Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dan Tim Universitas Gadjah Mada (UGM). Kedua tim ini berlomba untuk meraih kesempatan mengabdi di Desa Wisata Kreatif Terong, Kepulauan Bangka Belitung, yang merupakan desa binaan Bakti BCA.

Di hadapan tiga panelis, Nicholas Saputra, Cinta Laura Kiehl, dan Tri Mumpuni, para finalis tidak hanya dituntut menghadirkan solusi terbaik bagi desa binaan, tetapi juga menunjukkan ketangguhan mental, kemampuan berpikir kritis, serta keyakinan terhadap mimpi yang mereka bawa.

Sebelum battle dimulai, para finalis menuliskan komitmen yang akan mereka perjuangkan untuk Desa Wisata Kreatif Terong. Ripki Albabila dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung menulis tentang pentingnya mengabdikan ilmu yang didapatkan untuk kepentingan masyarakat, sementara Fauzyiah Putri Rudiyanto dari UGM menegaskan komitmennya untuk selalu menjaga soliditas tim dan ingat pada tujuan yang ingin dicapai.

Di balik kesuksesan UGM dalam THE Impact Rankings 2026, universitas ini telah mencatat lompatan signifikan dengan naik 41 peringkat dan kini menempati posisi ke-41 dunia. Capaian ini menunjukkan penguatan peran UGM dalam mengintegrasikan agenda keberlanjutan ke dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan tata kelola institusi.

Rektor Universitas Gadjah Mada, Ova Emilia, menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika atas peningkatan tersebut dan menilai capaian itu menunjukkan penguatan reputasi akademik sekaligus komitmen UGM terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat internasional.

Kenaikan UGM dalam THE Impact Rankings 2026 didorong performa kuat pada sejumlah indikator Sustainable Development Goals (SDGs). Penilaian THE Impact Rankings didasarkan pada kontribusi nyata universitas, antara lain melalui pelaporan institusi serta data bibliometrik dari Elsevier.

Universitas peserta diwajibkan mengikuti minimal empat kategori SDG, termasuk SDG 17: Partnership for the Goals sebagai komponen wajib. Dengan demikian, UGM terus menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dan kontribusi nyata dalam masyarakat.

Dalam konteks Genera-Z Berbakti 2026, kompetisi ini tidak hanya tentang ide dan implementasi, tetapi juga tentang ketangguhan dan soliditas tim. Kedua tim, UGM dan UIN Bandung, harus menunjukkan kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan dan menemukan solusi kreatif untuk masalah yang dihadapi di Desa Wisata Kreatif Terong.

Dengan demikian, Genera-Z Berbakti 2026 menjadi ajang yang tidak hanya mempertaruhkan keberanian dan kemampuan, tetapi juga menunjukkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan kepentingan masyarakat. Kita tunggu hasilnya dan lihat tim mana yang akan keluar sebagai pemenang dalam kompetisi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *