Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 22 April 2026 | Sabtu sore, Nottingham Forest berhasil menorehkan kemenangan telak 4-1 atas Burnley di City Ground, sebuah hasil yang langsung mengangkat tim asal Derby dari zona degradasi. Pertandingan ini menjadi sorotan utama akhir pekan Premier League karena menandai kebangkitan Forest yang sebelumnya terancam tenggelam dalam statistik relegasi. Dengan tiga gol di babak kedua, Morgan Gibbs-White menjadi bintang lapangan, mengantarkan hat-trick yang mengubah arah musim dan mengukir rekor pribadi serta klub.
Serangan Forest dimulai dengan tekanan intens di lini tengah, namun Burnley berhasil mencetak gol pembuka lewat peluang bola mati. Kegagalan mempertahankan keunggulan itu memicu perubahan taktik dari pelatih, yang menurunkan Neco Williams ke posisi lebih maju. Williams, yang telah dipuji sebagai salah satu bek sayap terbaik Premier League, menunjukkan kecepatan dan ketangguhan defensifnya sambil memberikan assist pada gol kedua Gibbs-White.
Gol kedua datang setelah serangan balik cepat; Gibbs-White menerima umpan panjang di sisi kanan, memotong ke dalam kotak penalti, lalu menembak keras ke sudut atas gawang. Dua gol berikutnya terjadi dalam rentang lima menit, masing-masing hasil kerja sama antara Neco Williams, Jamie Vardy, dan penyerang muda Chris Wood. Pada menit ke-78, Burnley berhasil memperkecil ketertinggalan lewat tendangan bebas, namun keunggulan Forest tetap tidak tergoyahkan hingga peluit akhir.
Selain kemenangan, pertandingan ini menambah catatan penting mengenai situasi cedera di skuad Forest. Callum Hudson-Odoi resmi dinyatakan absen hingga akhir musim karena masalah otot kronis, menghilangkan satu pilihan ofensif utama bagi pelatih. Sementara itu, tim medis mengumumkan bahwa Neco Williams tetap fit meski sempat mengalami cedera ringan pada pertandingan sebelumnya, memberikan dorongan moral bagi para pendukung.
Keberhasilan 4-1 ini juga berdampak pada posisi klasemen. Nottingham Forest kini menempati 15 dengan selisih lima poin dari zona degradasi, sementara Burnley tetap berada di zona yang lebih berbahaya. Analisis superkomputer yang dipublikasikan minggu lalu memperkirakan Forest memiliki peluang 62% untuk bertahan di Premier League, angka yang kini terasa lebih realistis berkat peningkatan performa.
Melihat ke depan, Forest menghadapi jadwal yang menantang. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka akan bertemu dengan Chelsea (tandang), Manchester United (tandang), Sunderland (kandang), dan dua laga lainnya melawan tim menengah klasemen. Jadwal ini menempatkan mereka pada rata-rata posisi lawan 8,4, menjadikannya ujian akhir untuk mengamankan poin penting. Berikut daftar pertandingan yang akan datang:
- Sabtu, 26 April – vs Chelsea (tandang)
- Selasa, 30 April – vs Manchester United (tandang)
- Kamis, 2 Mei – vs Sunderland (kandang)
- Minggu, 5 Mei – vs Liverpool (tandang)
- Rabu, 8 Mei – vs Everton (kandang)
Para analis sepakbola menilai bahwa kemenangan atas Burnley memberikan dorongan mental yang signifikan bagi para pemain. Morgan Gibbs-White kini menempati posisi kedua pencetak gol terbanyak tim, menyamai rekor Danny Welbeck di musim ini. Sementara Neco Williams, yang telah menerima penghargaan pemain bulan empat kali, diprediksi menjadi kandidat kuat untuk penghargaan pemain terbaik klub.
Dengan hanya lima pertandingan tersisa, setiap poin menjadi krusial. Jika Forest dapat mengamankan tiga kemenangan tambahan, mereka berpeluang melampaui ambang 38 poin yang diperkirakan cukup untuk menghindari relegasi. Namun, tekanan tetap tinggi mengingat lawan-lawan kuat menanti. Kemenangan 4-1 atas Burnley menjadi bukti bahwa Forest memiliki kualitas dan ketangguhan untuk bertarung hingga akhir musim.











