Uncategorized

Iran Gagal Lolos ke Babak Knockout Piala Dunia 2026 Meski Tidak Kalah

×

Iran Gagal Lolos ke Babak Knockout Piala Dunia 2026 Meski Tidak Kalah

Share this article
Iran Gagal Lolos ke Babak Knockout Piala Dunia 2026 Meski Tidak Kalah
Iran Gagal Lolos ke Babak Knockout Piala Dunia 2026 Meski Tidak Kalah

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 28 Juni 2026 | Piala Dunia 2026 memang penuh kejutan dan drama. Tim nasional Iran baru saja mengalami salah satu pengalaman paling menyakitkan dalam turnamen ini. Mereka berhasil mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan imbang melawan Selandia Baru, Belgia, dan Mesir, namun tetap gagal lolos ke babak knockout.

Keputusan yang menentukan datang dalam dua aksi. Pertama, bek Shoja Khalilzadeh berpikir dia telah mencetak gol kemenangan dramatis di injury time melawan Mesir, yang akan mengamankan kualifikasi otomatis. Perayaan liar meletus di antara para pemain dan pendukung Iran sebelum wasit, setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR) yang panjang, memutuskan gol itu tidak sah karena offside.

Berselang beberapa saat, gelandang Saeid Ezatolahi mengenai mistar gawang, dan Iran akhirnya bermain imbang 1-1, meninggalkan nasib mereka bergantung pada hasil di grup lain. Hasil itu akhirnya tidak menguntungkan Iran. Mereka sempat terlihat akan melangkah ke babak 32 besar ketika Aljazair unggul 3-2 atas Austria jauh di injury time. Namun, Austria menyamakan kedudukan dengan tendangan terakhir pertandingan, memastikan hasil imbang 3-3, yang mengirim kedua tim Eropa tersebut lolos sementara Iran terjatuh ke peringkat kesembilan di antara tim peringkat tiga – satu posisi di luar zona kualifikasi.

Kemenangan Kroasia atas Ghana dan kemenangan DR Kongo atas Uzbekistan lebih lanjut mengubah peringkat, memastikan eliminasi Iran. Hasil ini membungkus salah satu keberangkatan paling kejam dari turnamen, dengan Iran tetap tidak terkalahkan namun gagal merekam kemenangan yang dibutuhkan untuk maju.

Kampanye ini berlangsung di latar belakang politik luar biasa. Bermain sementara Teheran tetap terlibat dalam negosiasi dengan Washington setelah berbulan-bulan konflik, skuad Iran beroperasi dari basis di Meksiko setelah diberi izin untuk direlokasi dari Arizona. Beberapa anggota delegasi dilarang masuk visa AS, memaksa tim untuk berpergian ke Amerika Serikat untuk pertandingan sebelum kembali segera setelah itu selama tahap awal turnamen.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Maret bahwa Iran dipersilakan untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia tetapi dia tidak percaya itu pantas bagi mereka untuk berada di AS "untuk keselamatan dan keamanan mereka sendiri".

Sementara itu, Selandia Baru juga mengalami kekecewaan setelah kalah dari Belgia dengan skor 5-1. Ini menimbulkan pertanyaan tentang keputusan FIFA untuk memberikan Oseania tempat kualifikasi otomatis. All Whites, yang dipimpin oleh Chris Wood, memulai kampanye Piala Dunia mereka dengan hasil imbang 2-2 melawan Iran, tetapi akhirnya tersingkir dari turnamen setelah kekalahan dari Mesir dan Belgia.

Keputusan Iran untuk menggunakan basis di Meksiko dan berpergian ke AS untuk pertandingan juga menimbulkan pertanyaan tentang dampak perang AS-Iran terhadap olahraga. Tim nasional Iran akhirnya gagal lolos ke babak knockout Piala Dunia 2026, tetapi perjuangan mereka untuk berpartisipasi dalam turnamen tersebut sudah merupakan prestasi yang luar biasa.

Kesimpulan: Iran gagal lolos ke babak knockout Piala Dunia 2026 meskipun tidak terkalahkan. Mereka mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan imbang, tetapi hasil itu tidak cukup untuk mengamankan tempat di antara delapan tim peringkat tiga terbaik. Tim nasional Iran akhirnya tersingkir dari turnamen, tetapi perjuangan mereka untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 sudah merupakan prestasi yang luar biasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *