Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 21 Juni 2026 | Idul Adha, hari raya yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia, merupakan momentum penting untuk memperkuat iman dan meningkatkan kualitas ibadah. Salah satu aspek penting dalam Idul Adha adalah sholat Idul Adha dan hukum qurban. Sholat Idul Adha dilakukan pada pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah, dan umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan sholat ini dengan niat yang tulus dan ikhlas.
Niat sholat Idul Adha biasanya diawali dengan kalimat Ushalli fardhol idul adha rak’ataini mustaqhbilal kiblati ada-an ma’muman/imaaman lillahi ta’ala, yang artinya “Aku berniat shalat fardu Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta’ala”. Niat ini merupakan pengakuan dan komitmen untuk melaksanakan sholat dengan benar dan mendapatkan ridho dari Allah SWT.
Selain sholat Idul Adha, hukum qurban juga menjadi topik penting dalam Idul Adha. Qurban merupakan ibadah penyembelihan hewan tertentu pada hari-hari tertentu dengan niat mendekatkan diri kepada Allah. Praktik ini dilakukan sebagai bentuk syukur dan mengikuti ajaran Nabi Ibrahim. Dasar hukum qurban disebutkan dalam Al-Qur’an surah Al-Kautsar ayat 2: فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ “Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan berqurbanlah”.
Hukum qurban dalam Islam memiliki beberapa ketentuan yang harus dipenuhi, seperti memilih hewan yang sehat, cukup usia, dan bebas dari cacat berat. Hewan seperti sapi, kambing, dan domba menjadi pilihan utama untuk qurban. Dalam melaksanakan qurban, umat Islam dianjurkan untuk memperhatikan keselamatan dan kesejahteraan hewan, serta memastikan bahwa penyembelihan dilakukan dengan cara yang manusiawi dan sesuai dengan syariat Islam.
Dalam konteks Idul Adha, sholat Idul Adha dan hukum qurban memiliki kaitan yang erat. Keduanya merupakan bagian dari rangkaian ibadah yang dilaksanakan untuk memperingati peristiwa penting dalam sejarah Islam, yaitu peristiwa Nabi Ibrahim yang bersedia menyembelih putranya, Ismail, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Sebagai umat Islam, memahami dan melaksanakan sholat Idul Adha dan hukum qurban dengan benar merupakan kewajiban yang penting. Dengan memperhatikan niat, ketentuan, dan pelaksanaan yang tepat, umat Islam dapat memperoleh manfaat spiritual dan meningkatkan kualitas ibadahnya. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan menghayati makna Idul Adha, sholat Idul Adha, dan hukum qurban dalam konteks yang lebih luas, yaitu sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan iman, taqwa, dan ketaatan kepada Allah SWT.









